Prabu Indonesia, UMKM yang Survive di Tengah Pandemi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pandemi membuat sektor perekonomian dunia babak belur dan memukul banyak lini industri. Meski begitu tak sedikit yang tetap survive dan mampu bertahan, sepatu Prabu misalnya.

Founder Prabu Indonesia, Lisa Yumi bahkan mengatakan bahwa penjualan produk sepatu Prabu miliknya mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun lalu, yakni 500 persen atau lima kali lipat!

Brand lokal ini dibangun tahun 2019. Lisa mengatakan dirinya ingin menciptakan lapangan pekerjaan dan memanfaatkan keterampilan warga setempat, yakni di daerah Ciawi, Bogor.

“Awalnya kami mulai kecil-kecilan saja. Karena ingin menciptakan lapangan pekerjaan juga. Kebetulan kita produksi sendiri. Setelah mengalami pandemi ini, ternyata kami bisa mengatasinya,” kata sang founder, Lisa Yumi, Selasa, 15 Februari 2021.

Sepatu Prabu Indonesia menyediakan alternatif alas kaki penunjang penampilan pria kantoran dan pria yang concern terhadap fashion. Untuk memanjakan pecinta fashion, sepatu kulit brand lokal ini menghadirkan berbagai jenis sepatu kulit berkualitas dengan harga terjangkau.

Produk Prabu Indonesia ini telah digunakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Sandiaga mengatakan bahwa produk sepatu Prabu Indonesia memiliki kualitas dan sanggup bersaing dengan produk luar negeri.

“Kami bersyukur sekali Pak Sandiaga Uno mau menggunakan produk-produk kami dan terutama mendukung produk lokal lainnya. Instagram kami bisa dilihat melalui @Prabu.Indonesia dan e-commerce,” ucap Lisa.

Lisa mengungkapkan bahwa sepatu Prabu Indonesia 100 persen menggunakan bahan lokal kulit sapi Jawa. Pada awal usahanya, Prabu Indonesia memperkerjakan 50 pengrajin, seiring dengan meningkatnya permintaan, Prabu Indonesia kini telah memiliki 170 pengrajin.

Berbicara mengenai filosofi, Lisa mengatakan bahwa Prabu Indonesia memiliki filosofi raja. Sebab ia ingin setiap pembeli produk sepatu Prabu Indonesia merasa bak raja ketika memakai sepatu buatannya yang elegan dan nyaman.

Sama seperti brand lain, sepatu Prabu Indonesia juga memproduksi sepatu formal dan sneaker yang ditujukan untuk mereka yang berusia 25-45 tahun atau eksekutif muda. Sementara soal harga, sepatu Prabu Indonesia mematok harga di kisaran 450-700 ribu Rupiah.

Hebatnya, sepatu Prabu Indonesia kini sudah menembus pasar internasional dengan nilai ekspor yang terus mengalami peningkatan. Anda bahkan bisa melihat produk Prabu Indonesia di Singapura dan Australia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini