Polisi Periksa Amien Rais Lebih 10 Jam

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Politisi senior Amien Rais diperiksa oleh polisi selama lebih 10 jam lamanya. Datang pukul 10.30 WIB di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Amien baru keluar pada malam sekitar pukul 20.42 WIB, Jumat 25 Mei 2019.

“Alhamdulillah, sehat,” kata Amien Rais saat ditanya mengenai kondisinya setelah diperiksa.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Kehormatan PAN itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan makar berjargon ‘people power’ dengan tersangka Eggi Sudjana.

Saat ditanya soal people power yang selama ini juga sering digaungkannya di berbagai kesempatan, Amien berkata maksudnya bukanlah berarti makar, melainkan hanya gerakan konstitusional

“Jadi yang saya kembangkan sesungguhnya people power enteng-entengan, bukan seperti people power yang mau mengganti rezim atau menjatuhkan presiden, itu sama sekali jauh,” ujar Amien.

Sekitar pukul 11.39 WIB Amien terlihat keluar dari ruang penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Amien keluar karena dirinya ingin menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Polda Metro.

Saat keluar dari ruang penyidik, ia sempat menunjukan buku berjudul ‘Jokowi People Power’. Ia terus memegang dan menunjukan buku itu hingga masuk ke dalam masjid.

Namun, Amien enggan memberikan tanggapan terkait alasan dirinya menunjukkan buku tersebut. “Nanti-nanti ya, mau Jumatan dulu, lebih penting Allah,” kata Amin singkat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5).

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini