Polisi Gerebek Ratusan Orang di Holywings Tebet

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seolah tak kapok-kapoknya warga Jakarta untuk tidak berkerumun di saat pandemi Covid-19 masih mengancam. Bar dan kafe Holywings yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan digerebek pada Sabtu 16 Oktober 2021 dini hari.  Penggerebekan dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Satpol PP DKI Jakarta.

Penggerebekan dilakukan karena polisi menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan. Sebab, pihak Holywings Tebet melewati jam operasional di masa PPKM Level 3 di Ibu Kota. ”Hasil kegiatan dalam patroli skala besar masih ada tempat yang tidak mematuhi aturan yaitu melebihi pukul 00.00 WIB,” kata Kabag Ops Ditilantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Ada sekitar 200 sampai 250 orang yang berkerumun di bar dan kafe Holywings pada saat penggerebakan berlangsung. Tidak hanya itu, terdapat pula temuan pengunjung yang tidak menggunakan masker. ”Kami imbau untuk membubarkan diri. Tadi kami datang lewat dari jam 12. Kami himbau yang berkerumun untuk bubar. Ada sekitar 200 sampai 250 orang,” bebernya.

Petugas pun akhirnya membubarkan para pengunjung yang datang. Tidak hanya itu, petugas juga meminta manajemen untuk menutup kafe tersebut.  ”Kami akan koordinasi dengan Pemda untuk tindak lanjutnya (sanksi) seperti apa,” katanya.

Nyaris setiap malam, kafe dan bar ini penuh sesak dengan pengunjung. Namun tak ada tindakan apapun dari Satgas covid-19 dan Satpol PP DKI Jakarta meski sudah banyak laporan menyebutkan bahwa di kafe dan bar ini setiap malamnya penuh dengan pengunjung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini