Pogba Bersyukur Jadi Mualaf: Hidup Jadi Tenang

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTERPaul Pogba memilih memeluk agama Islam di 2019. Menurut dia, hidupnya menjadi jauh lebih tenang sebagai seorang muslim.

Pogba menjadi mualaf di 2019. Sejak itu, sudah beberapa kali pemain asal Prancis itu mengunjungi Makkah untuk melakukan ibadah umrah.

Pogba bersyukur dengan keputusannya menjadi mualaf. Dia sama sekali tak menyesal, karena saat ini kehidupannya menjadi lebih tenang.

“(Menjadi Islam) adalah segalanya. Itu yang membuat saya bersyukur. Saya mengalami perubahan dan menyadari banyak hal dalam kehidupan. Saya jadi merasa lebih daami di dalam hati,” ungkap Pogba, dikutip dari Manchester Evening News, Selasa 27 April 2021.

“Menjadi mualaf adalah perubahan yang bagus, karena saya terlahir bukan sebagai seorang Muslim, meskipun ibu saya Muslim. Saya tumbuh seperti ini dan selalu menghormati semua orang,” katanya.

Pogba juga menjelaskan, bahwa agama Islam tak seperti yang dibayangkan orang-orang, terutama anggapan Islam adalah teroris.

“Agama Islam tak seperti yang dibayangkan orang-orang, terorisme. Apa yang kita dengan di media tidak benar. Islam adalah hal yang indah. Saya punya banyak teman Muslim,” ujarnya.

“Dulu saya banyak mempertanyakan diri sendiri tentang banyak hal, kemudian saya mulai melakukan pencarian. Suatu saat saya salat dengan teman-teman dan saya merasakan sesuatu yang berbeda. Saya merasa nyaman (denga Islam),” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perjuangkan Kesejahteraan Buruh dan Petani, Dani Eko Wiyono Siap Maju Calon Bupati Sleman Melalui Jalur Independen

Mata Indonesia, Sleman - Alumni aktivis 98 sekaligus aktivis yang selalu menyuarakan aspirasi buruh/pekerja Daerah Istimewa Yogyakarta, Dani Eko Wiyono ST. MT ini bertekad maju bakal calon bupati Sleman dalam Pilkada Sleman nanti. Dani menilai, hingga saat ini, mayoritas kehidupan buruh masih sangat jauh dari kata sejahtera. Buruh masih dianggap hanya sebagai tulang punggung ekonomi bangsa tanpa diperjuangkan nasib hidupnya.
- Advertisement -

Baca berita yang ini