Pochettino Selangkah Menuju Juventus

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pertanyaan besar siapa yang akan mengisi posisi pelatih Juventus setelah ditinggal Massimiliano Allegri seperti sudah mulai terjawab.

Dia adalah Mauricio Pochettino, yang belakangan ini sedang naik daun setelah mengantarkan Tottenham Hotspur ke final Liga Champions.

Kabar dari Gazzetta dello Sport, Rabu 22 Mei 2019, menyebut Pochettino bahkan sudah menerima tawaran dari Juventus. Bahkan, Direktur Olahraga Juventus Fabio Paratici disebut telah bertemu dengan dua perantara Pochettino untuk negosiasi.

Kuat dugaan, Pochettino sudah menyetujui untuk mengisi kursi yang kosong tersebut, namun ia harus menyelesaikan dulu satu pertandingan penting yang tersisa di Tottenham, yakni final Liga Champions melawan Liverpool.

Dari pertemuan kedua pihak yang berlangsung di Milan itu, nantinya Juventus akan memberikan kontrak empat tahun untuk pelatih asal Argentina itu di Turin.

Sampai saat ini, Pocehttino belum memberi komentar apa-apa soal isu tersebut. Begitu juga dengan Juventus, yang belum mengeluarkan pengumuman mengenai siapa pengganti Allegri secara resmi sebagai pelatih Ronaldo dkk.

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini