Piala AFF U-19: Pelatih Thailand Puji Penampilan Timnas Indonesia U-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, BEKASI – Pelatih Thailand, Salvador Valero Garcia memuji penampilan Timnas Indonesia U-19 saat kedua tim bermain imbang tanpa gol pada laga ketiga Grup A Piala AFF U-19.

Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu 6 Juli 2022, Indonesia main agresif dan terus menekan pertahanan Thailand di 45 menit pertama. Tapi, permainan berubah di babak kedua. Giliran Tim Negeri Gajah Putih yang tampil dominan.

Dari beberapa peluang yang ada, Indonesia gagal memanfaatkannya menjadi. Sementara itu, di babak kedua penampilan lini belakang Indonesia mendapat serangan bertubi-tubi, tapi tak ada gol yang bersarang.

“Di babak pertama kami bagus di pertahanan. Tapi setelah ada Ferrari di sisi pertahanan [Indonesia] itu juga membuat kami kesulitan mencetak angka,” kata Garcia.

“Mereka hebat dalam menjaga posisi terutama ketika bola sepak pojok dan tendangan bebas. Umpan kami tidak begitu baik ketika mereka menjaga posisi masing-masing. Menurut saya mereka percaya diri karena menang di laga sebelumnya,” ujarnya.

Hasil ini memperpanjang catatan kurang bagus Shin Tae-yong melawan Thailand. Sejak melatih Tim Merah Putih, pelatih asal Korea Selatan itu belum bisa mengalahka Tim Negeri Gajah Putih dari empat pertemuan di berbagai level usia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini