PHK 100 Karyawan, MPL Menutup Bisnisnya di Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Sebanyak 100 orang karyawan MPL Indonesia di PHK. Hal ini terus berlanjut, dimana Platform gim dan turnamen asal India, Mobile Premier League atau MPL menutup operasionalnya di Indonesia.

“Mohon maaf, MPL Indonesia sudah tidak lagi menerima pengguna baru saat ini. Terima kasih atas dukungan dan perhatiannya,” tulis Mobile Premier League dikutip dari situs resminya.

Adapun dalam akun Instagram MPL Indonesia, MPL mengimbau pada penggunanya untuk segera membuka aplikasi serta mengikuti petunjuk untuk menarik Berlian Kemenangan yang dimiliki para pengguna. MPL Indonesia juga berterima kasih atas dukungan pemain dan semua pihak.

Sebagai informasi, MPL didirikan oleh Srinivas, Kiran G, dan Malhotra pada 2018. Berbagai gim seperti MPL Fantasy, Pool, Fruit Dart, Fruit Chop, Fruit Slice, Bubble Shooter, dan lainnya. Basis yang dibuat MPL berupa reward yang dapat ditukarkan menjadi saldo uang elektronik, yaitu Gopay dan LinkAja.

Mengutip dari situs Crunchbase, total pendanaan MPL sebesar US$ 375.5 juta dengan 19 investor di antaranya Base Partners, Susquehanna International Group (SIG), Go-Ventures, Accrete Capital, Moore Strategic Ventures, Telstra Ventures, Play Ventures, Legatum, dan RTP Global.

MPL saat ini sudah menjalankan bisnisnya di berbagai negara Asia Pasifik, Amerika Serikat, dan Eropa. Sebelumnya perusahaan startup ini telah mengakuisisi GameDuell pada Februari 2022, platform GamingMonk pada April tahun lalu, dan Crevise Technologies pada Mei 2019. MPL juga sudah menyandang status Unicorn di negara asalnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini