Pesan Wapres Ma’ruf Amin di Peringatan Hari Anak Nasional

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berpesan agar anak-anak Indonesia terus bersemangat dalam belajar, meraih cita-cita, dan mengukir prestasi.

23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Ma’ruf mendorong anak Indonesia berkreasi seluas-luasnya dengan memanfaatkan jendela informasi dan perkembangan teknologi karena masa depan Indonesia ditentukan anak-anak sebagai generasi penerus.

“Kepada anak-anakku, anak-anak Indonesia di seluruh Tanah Air teruslah giat belajar dan bersemangat untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya. Ukir prestasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

“Kita merayakan Hari Anak Nasional 2022 sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.

Ma’ruf mengingatkan para orang tua untuk senantiasa menjaga anak dengan penuh tanggung jawab, membangun lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi anak-anak sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh dalam kegembiraan dan menjadi pribadi yang cerdas, tangguh, toleran, dan berakhlak mulia.

“Selamat Hari Anak Nasional. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan inayah-Nya dan meridhai setiap ikhtiar yang kita lakukan untuk mempersiapkan generasi emas penerus masa depan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022 mengambil tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Melalui tema ini diharapkan anak Indonesia pada situasi pascapandemi Covid-19 terus terlindungi fisik, jiwanya, dan mendapatkan hak-haknya, seperti hak belajar, bermain, dan bergembira.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini