Persiapan SEA Games, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Timnas Indonesia untuk tampil di SEA Games 2021 mulai dibentuk. Pelatih Shin Tae-yong memanggil 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).

36 pemain ini akan mulai berkumpul di Jakarta, Minggu 20 Dessember 2020. Rencananya pemusatan latihan akan dilakukan di di Hotel Fairmont, Stadion Madya, dan Lapangan D (Panahan).

“Ya kami besok memulai TC timnas Indonesia untuk persiapan SEA Games 2021. Para pemain yang kami panggil sebagian besar pemain yang berlaga di SEA Games 2019 lalu di Filipina. Kami juga ada memanggil beberapa pemain senior,” ungkap Shin Tae-yong, di laman resmi PSSI.

“TC di Jakarta dari tanggal 20 hingga 31 Desember mendatang. Para pemain tentu harus selalu bekerja keras, disiplin, punya fisik yang bagus dan mental yang baik. Karena kami juga ingin timnas Indonesia meraih prestasi di SEA Games 2021 mendatang,” katanya.

Dari 36 nama, Arema FC, Bhayangkara FC dan PSM Makassar menjadi penyumbang pemain paling banyak dengan masing-masing empat pemain. Selain itu pemain yang bermain di luar negeri juga dipanggil seperti Egy Maulana (Lechia Gdansk), Todd Ferre (Lampang FC), dan Ryuji Utomo (Penang FA).

Daftar 36 pemain timnas Indonesia persiapan SEA Games 2021

1. Nadeo Argawinata, Bali United
2. Kadek Agung, Bali United
3. Sidik Saimima, Bali United
4. Miswar Saputra, PSM
5. Firza Andika, PSM
6. Asnawi Mangkualam, PSM
7. Yacob Sayuri, PSM
8. Muhamad Riyandi, Barito Putera
9. Muchamad Aqil, Persib
10. Ryuji Utomo, Penang FA
11. Osvaldo Haay, Persija
12. Evan Dimas, Persija
13. Bagas Adi, Arema FC
14. Feby Eka, Arema FC
15. Hanif Sjahbandi, Arema FC
16. Muhammad Rafli, Arema FC
17. Muhammad Rifad, Tira Persikabo
18. Andy Setyo, Tira Persikabo
19. Nurhidayat, Bhayangkara FC
20. Adam Alis, Bhayangkara FC
21. Saddil Ramdani, Bhayangkara FC
22. Dendi Sulistyawan, Bhayangakara FC
23. Samuel Christianson, Madura United
24. Syahrian Abimanyu, Madura United
25. Andik Rendika, Madura United
26. David Rumakiek, Persipura
27. Todd Ferre, Lampang FC
28. Rachmat Irianto, Persebaya
29. Muhammad Hambali, Persebaya
30. Koko Ari, Persebaya
31. Fredyan Wahyu, PSIS
32. Tegar Infantri, PSIS
33. Egy Maulana, Lechia Gdansk
34. Irkham Mila, PSS
35. Natanael Siringoringo, Sulut United
36. Septian Satria, Persik Kediri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjadi Pilar Penting Penguatan Ketahanan Ekonomi Nasional

Oleh: Zahra Anindita )*Penguatan ketahanan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh kondisi industri besar dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Ketahanan ekonomi yang kuat justru bertumpu pada kemampuan negara membangun fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa. Dalam konteksitulah, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihsebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah. Program ini tidak hanya dirancang sebagai wadah kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem ekonomi desa yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.Saat ini sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkanbesarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi berbasiskomunitas yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagailayanan ekonomi.Pemerintah memahami bahwa pembangunan ekonomi modern tidakdapat dipisahkan dari transformasi digital. Karena itu, penguatan koperasidesa juga diiringi dengan pembangunan infrastruktur teknologi yang semakin luas dan merata di seluruh Indonesia.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyediaanjaringan telekomunikasi. Pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur tersebut dapatdimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatanmelalui koperasi desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.Farida memandang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki posisistrategis dalam menopang perekonomian nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatanteknologi digital oleh sebagian besar pelaku UMKM dan koperasi.Data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan bahwa dari sekitar 60 juta UMKM...
- Advertisement -

Baca berita yang ini