Perdagangan 3 Maret, Simak Daftar Saham BUMN yang Berpeluang Gacor

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Halo para investor, minat main saham pada Selasa, 3 Maret 2020? Nih ada sejumlah saham milik BUMN yang wajib dilirik dan berpotensi gacor hari ini lho.

Biar gak penasaran lebih jauh, berikut ini daftar saham-saham BUMN yang layak kalian beli sepanjang hari ini ya!

Indosurya Bersinar Sekuritas
Kepala riset Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya merekomendasikan beberapa saham plat merah yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Perusahaan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Binaartha Sekuritas
Sementara analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama merekomendasikan beberapa saham plat merah yaitu PT Perusahaan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Reliance Sekuritas Indonesia
Selanjutnya Kepala Riset Reliance Sekurits Indonesia Lanjar Nafi merekomendasikan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBf), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini