Penjaga Keamanan Raja Charles III Diklaim Punya Anggota Tubuh Palsu untuk Melindungi Senjata

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Penggemar kerajaan bermata elang di Tik Tok meyakini bahwa penjaga keamanan pribadi Raja Charles III memiliki “senjata palsu” setelah mereka mengklaim telah melihat gerakan mencurigakan di belakang raja.

Raja Charles III terlihat dikelilingi oleh keamanan pribadinya saat ia berjabat tangan dengan masyarakat yang berbaris di Istana Buckingham untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth III.

Namun beberapa penonton lebih terganggu oleh apa yang terjadi di belakangnya. Mereka meyakini bahwa mereka telah melihat beberapa keamanan raja yang terlihat seperti menggunakan anggota tubuh palsu.

Itu sebagai salah satu cara penjaga keamanan untuk menyembunyikan bahwa mereka memiliki senjata asli dibalik jaket mereka.

Dalam klip aneh yang telah mendapatkan lebih dari 586.000 suka, pengguna @jase_the_ace_ berkata “King Charles Security, apakah mereka memiliki senjata palsu, tangan diatas senjata?” dilansir dari Daily Star.

Ia juga mengatakan bahwa pria tersebut terlihat mencurigakan. Tangan yang ia pegang seperti tidak bernyawa. Mereka juga meyakini bahwa grip tangan yang terbuka tidak berubah sama sekali.

Ratusan pengguna berbondong-bondong menuju kolom komentar yang mempercayai teori tersebut. Banyak yang berkomentar bahwa ini bukanlah hal tersembunyi , namun pihak kerajaan tidak ingin hal tersebut dilihat oleh publik.

Namun beberapa orang mengklaim bahwa itu terlalu mengada-ada dan mereka menolak untuk mempercayainya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini