Pengurus PBSI Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pengurus PBSI masa bakti tahun 2020-2024 resmi dilantik KONI Pusat, Jumat April 2021 yang dipimpin Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Sebanyak 60 pengurus pusat beserta Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pengawas hadir dalam acara ini. Pelantikan yang berlangsung di Zurich Ballroom Swissôtel Jakarta PIK Avenue ini berjalan lancar dan khidmat.

Protokol kesehatan pun diterapkan secara ketat, semua yang hadir sudah melakukan tes swab PCR satu hari sebelumnya. Dalam sambutannya, Marciano Norman berharap bulutangkis Indonesia bisa terus menyumbang prestasi dan memelihara tradisi medali emas di Olimpiade.

“Saya mengucapkan selamat kepada bapak Agung Firman beserta seluruh pengurusnya yang sekarang memasuki masa bakti 2020-2024 yang tidak ringan. Karena dalam waktu dekat kita akan menghadapi Olimpiade di Tokyo dan juga kita sedang dalam usaha memperjuangkan menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032,” kata Norman, Jumat 9 April 2021.

“Oleh karenanya bulutangkis sebagai salah satu cabang olahraga yang selalu menjadi panutan. Menjadi kebanggaan kita semua, dengan prestasinya juga tradisi medali emasnya, saya minta di Olimpiade Tokyo nanti atletnya bisa mengibarkan bendera Merah-Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya,” ujarnya.

Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus terdahulu yang sudah membuat inovasi-inovasi di tubuh PBSI.

“Dalam kesempatan yang baik dan berbahagia ini, izinkan kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada bapak Jendral TNI (Purn) Wiranto selaku Ketua Umum PP PBSI tahun 2016-2020 beserta seluruh jajaran yang telah berhasil membawa bulutangkis menorehkan berbagai prestasi nasional maupun internasional,” ujar Agung.

“Tidak hanya itu, di era kepemimpinan beliau pula telah dilakukan beberapa perbaikan tata kelola di tubuh PBSI yang salah satunya adalah mendisplinkan usia rekrutmen atlet yang akan masuk pelatnas. Kami berusaha untuk menjaga dan mempertahankan prestasi dan hal-hal baik yang dikerjakan serta berupaya meningkatkan di bawah kepemimpinan kami,” tutur Agung.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang hadir secara virtual mengungkapan bahwa pemerintah sedang mencanangkan grand design olahraga hingga tahun 2025, dimana bulutangkis menjadi salah satu dari 14 cabang olahraga prioritas.

“Oleh sebab itu, maka PBSI harus terus berupaya dan bekerja keras untuk meningkatkan prestasi atlet-atletnya. Salah satunya dengan penggunaan big data dan pengembangan sports science,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini