Penggemar Kerajaan Inggris Patah Hati Setelah Gagal Melihat Ratu Akibat Salah Jalan

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Seorang wanita yang menghabiskan berjam-jam waktu mengantri untuk melihat ratu berada dalam keputus asaan karena antreannya tertutup hanya beberapa meter di depannya.

Dia melawatkan kesempatan penting setelah mengambil jalan yang salah dalam antrean yang panjang.

Dengan ribuan pelayat melakukan perjalanan ke Westminster Hall, antrian telah melebihi lima mil panjangnya dengan beberapa menunggu untuk memberikan pengormatan selama 24 jam. Tetapi seorang wanita tidak dapat memberikan penghormatannya.

Melansir dari Daily Star ia hanya terlambat beberapa menit setelah antrean ditutup, ia berkata “ kami salah jalan, jadi jika kami tidak salah jalan, kami mungkin akan berhasil tepat waktu. Kami menyeberang jembatan daripada langsung, Itu memalukan.”

Ketika petugas bertanya berapa lama ia menunggu, ia mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga membuatnya merasa frustasi.

Ia mengatakan bahwa ia tidak bisa datang lebih awal karena pekerjaannya dan komitmen lainnya.

Sekitar 2.000 orang, termasuk kepala negara dan bangsawan dunia berada di Westminster Abbey untuk pemakaman ratu. Proses pemakaman akan mengikuti jalan A daripada M4 untuk memberi sebanyak mungkin anggota masyarakat untuk berbaris di rute dan memberi penghormatan.

Petugas telah memperingatkan masyarakat untuk menghindari beberapa bagian di London, karena perkiraan jutaan orang akan berpergian ke ibukota dalam salah satu operasi transportasi terbesar di Inggris.

Penutupan jalan mulai masuk di A4 dan A30 mulai pukul 6 pagi, dengan penutupan penuh di kedua arah setelah pukul 10 pagi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini