Pemkab dan Kejari Sleman MoU Kerja Sama Hukum

Baca Juga

MATA INDONESIA, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menjalin kerjasama bidang hukum dengan Kejaksaan Negeri Sleman.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) bersama antara Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Widagdo di Pendopo Parasamya, Pemkab Sleman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sleman, Sekretaris Daerah, dan segenap pejabat dari Pemkab Sleman serta Kejari Sleman.

Bupati Kustini Sri Purnomo memberikan apresiasi terhadap kerjasama yang baik antara Pemkab dan Kejari Sleman selama ini.

Menurut Kustini, sebagai aparatur pemerintah, setiap penugasan yang dilakukan tidak terlepas dari masalah hukum yang berlaku.

Maka, penting untuk memiliki pengetahuan tentang implementasi dan konsekuensi ketentuan hukum.

Terutama yang menjadi dasar pelaksanaan tugas pengelola pemerintah, termasuk Pemkab Sleman.

“Sampai saat ini, antara pemkab dan kejaksaan sudah berkerja sama dengan baik. Karena penting bagi kami untuk mendapatkan pendampingan, terutama tentang implementasi ketentuan hukum dan konsekuensinya” kata Kustini yang dilihat Jumat 8 April 2022.

Kustini juga berharap dengan ditandantanganinya nota kesepakatan itu Pemkab Sleman bisa mendapat layanan bantuan hukum.

Sementara itu, Kajari Sleman, Widagdo berharap dengan ditandatanganinya nota kesepakatan bersama ini dapat meningkatkan sinergitas dan optimalisasi kedua belah pihak.

Reporter: Muhamad Fauzul Abraar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini