Pemerintah Integrasikan Pasokan Peternak Lokal ke Program MBG untuk Stabilisasi Harga

Baca Juga

Mata Indonesia, Jawa Timur – Pemerintah mengintegrasikan pasokan telur ayam ras dari peternak rakyat di Jawa Timur langsung ke dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi mengatasi anjloknya harga di tingkat produsen. Koperasi dan asosiasi peternak rakyat di Jawa Timur berkomitmen mengirimkan pasokan telur langsung ke dapur mitra SPPG dengan jaminan harga minimal Rp24.000/kg dan sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP).

Langkah strategis ini tidak hanya menstabilkan harga telur tetapi juga memperkuat rantai pasok lokal, memberdayakan peternak mikro, serta memastikan ketersediaan bahan bergizi berkualitas untuk jutaan penerima manfaat. Ini menjadi bukti nyata makan bergizi gratis berperan ganda sebagai program gizi sekaligus instrumen stabilisasi ekonomi kerakyatan.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Tengku Syahdana menegaskan akan terus menjaga tata kelola pasokan kebutuhan makan bergizi gratis dalam menyikapi gejolak harga dilapangan dengan melakukan stimulus intervensi stabilitas harga.

“BGN di samping sebagai regulator, dia juga sebagai operator langsung di lapangan. Ketika terjadi gejolak harga yang anjlok atau naik, kita bisa melakukan stimulus intervensi stabilisasi harga,” tutur Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Tengku Syahdana.

Berdasarkan perhitungan awal, penerapan menu telur tiga kali seminggu pada SPPG di wilayah Jawa Timur diprediksi mampu memberikan dampak stabilitas harga sekitar 8% hingga 10%. Oleh sebab itu, Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya dan KPPG Jember diinstruksikan segera mengawal implementasi kebijakan tersebut di lapangan.

Sedangkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa regulasi harga acuan komoditas pangan pokok ini berfungsi sebagai instrumen penjaga keseimbangan harga antara produsen dan konsumen. Mengingat produksi telur ayam ras berjalan terus setiap hari tanpa bisa dihentikan, percepatan penyerapan oleh SPPG di kabupaten dan kota sentra produksi menjadi sangat mendesak.

“Esensinya sama dengan Magetan, bagaimana semua bisa jalan, bagaimana semua bisa hidup. Dari sisi produsen, para peternak, bisa punya offtaker yang pasti yaitu SPPG,” kata Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono.

Dalam pusaran ini SPPG memegang peran krusial sebagai penyerap komoditas resmi dari hasil peternak rakyat. Selain menyasar para siswa sekolah, pihak SPPG diwajibkan menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan bergizi bagi penerima manfaat kategori 3B, yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Guna memastikan efisiensi distribusi dan menjaga kesegaran pasokan telur, Pemprov Jawa Timur bersama BGN selanjutnya akan memetakan zonasi wilayah kerja antara SPPG aktif dengan koperasi peternak mikro dan kecil terdekat. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk bisa dijalankan secara maksimal oleh berbagai perihak.

“Saya pikir sekarang ini kesepakatan ini juga menjadi penting untuk bisa dijalankan, diikhtiarkan semaksimal mungkin. Jangan yang berada di depan saja yang kebeli, lalu yang tidak ada kesempatan ketemu sama kita, tidak dibeli. Keadilan saya yakin saya tidak mau pertanyakan, tapi saya hanya ingin memastikan kita semua satu pemahaman,” terang Emil Dardak.

Pemprov Jawa Timur menekankan pentingnya pemerataan distribusi serapan telur agar manfaat kesepakatan ini tidak hanya dinikmati oleh kelompok peternak tertentu. Koperasi dan asosiasi peternak rakyat diharapkan menjaga sinergi agar seluruh peternak di daerah sentra produksi mendapatkan porsi penyerapan yang berkeadilan.

Sebelumnya Kementerian Pertanian (Kementan) bertekad terus mengawal stabilisasi harga telur ayam ras melalui penguatan penyerapan, perbaikan distribusi, dan penataan produksi. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menjelaskan bahwa Kementan terus mengawal stabilisasi harga telur agar peternak rakyat tetap memperoleh harga yang layak.
Menurutnya, tekanan harga yang terjadi sebelumnya dipengaruhi kombinasi peningkatan pasokan, perlambatan serapan pasar, serta distribusi yang belum optimal di sejumlah daerah sentra produksi. Karena itu, pemerintah mengambil berbagai langkah untuk memperkuat pasar dan memperlancar distribusi telur dari daerah surplus ke daerah yang masih membutuhkan pasokan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ekonomi Rakyat Kian Kokoh dengan Percepatan Program Sektor Riil

Oleh : Ricky RinaldiPerekonomian nasional tidak hanya ditopang oleh indikator makro sepertipertumbuhan ekonomi, inflasi, atau investasi, tetapi juga oleh kekuatan sektor riilyang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Sektor pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, hingga usaha mikro dan kecil merupakan fondasiutama ekonomi rakyat yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Oleh karena itu, percepatan berbagai program sektor riil menjadi langkah penting dalammemperkuat daya tahan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, penguatansektor riil menjadi strategi yang semakin relevan. Ketika tekanan eksternalmemengaruhi pasar keuangan dan perdagangan internasional, aktivitas ekonomiyang berbasis pada kebutuhan domestik mampu menjadi penyangga pertumbuhannasional. Karena itu, kebijakan yang mendorong produktivitas sektor riil memilikiperan strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunanekonomi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Pertumbuhanekonomi yang berkualitas tidak hanya diukur dari angka statistik, tetapi juga darikemampuannya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatanmasyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi rakyat. Dalam kerangka tersebut, percepatan program sektor riil menjadi bagian penting dari agenda pembangunannasional.Penguatan sektor riil dilakukan melalui berbagai kebijakan yang mendukungpeningkatan produksi dan produktivitas. Pemerintah berupaya memperluas aksespembiayaan, memperkuat infrastruktur pendukung, serta meningkatkan efisiensidistribusi barang dan jasa. Langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem ekonomiyang lebih sehat sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwasektor riil memiliki kontribusi besar dalam menjaga momentum pertumbuhanekonomi. Menurutnya, penguatan aktivitas produksi dan konsumsi domestik menjadifaktor penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan dukungankebijakan yang tepat, sektor riil dapat menjadi motor utama pertumbuhan yang lebihinklusif.Salah satu aspek penting dalam percepatan sektor riil adalah penguatan usahamikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kelompok usaha ini memiliki peran besardalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Dukungan terhadap UMKM melalui akses pembiayaan, digitalisasi, sertapendampingan usaha akan memperkuat kemampuan mereka untuk berkembangdan bersaing.Selain UMKM, sektor pertanian juga menjadi pilar penting dalam ekonomi rakyat. Peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya berdampak pada kesejahteraanpetani, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas pasokan pangan nasional. Dengan dukungan teknologi, akses pasar yang lebih luas, dan infrastruktur yang memadai, sektor pertanian dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagimasyarakat.Percepatan program sektor riil juga terlihat melalui penguatan hilirisasi industri. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sehinggamanfaat ekonomi tidak berhenti pada produksi bahan mentah. Hilirisasi membukapeluang investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saingproduk nasional di pasar global.Di sisi lain, pembangunan infrastruktur turut memberikan dampak langsung terhadapsektor riil. Infrastruktur yang baik membantu memperlancar distribusi barang, menurunkan biaya logistik,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini