Pemerintah Inggris Minta Pasien Positif Cacar Monyet Puasa Berhubungan Intim

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Hingga saat ini Inggris masih menjadi negara dengan kasus konfirmasi cacar monyet terbanyak di dunia.

Menurut catatan dari Organisasi Kesehatan dunia (WHO) terhitung hingga 26 Mei 2022 sudah tercatat ada 106 kasus cacar monyet yang terkonfirmasi di Inggris.

UK Health Security Agency (UKHSA) mengeluarkan panduan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat umum, bagi warga yang sudah terkonfirmasi positif cacar monyet maka harus mengisolasikan diri di rumah dan tidak melakukan hubungan badan untuk sementara waktu.

Karena pada kasus cacar monyet ini orang yang positif tidak boleh bersentuhan secara langsung apalagi melalui hubungan intim sampai orang tersebut memperlihatkan gejala yang mereda dan bintik-bintik yang berisi cairan di kulit mengering.

“Pasien positif harus tidak berhubungan seks dulu selama bergejala. Termasuk pada periode awal gejala timbul dan selama masih ada lesi,” kata UKHSA seperti dikutip dari laman resminya pada Rabu 1 Juni 2022.

UKHSA Jjuga menyarankan pada penyitas cacar monyet untuk menggunakan kondom ketika hendak berhubungan intim minimal 8 minggu setelah ditanyakan sembuh, hal tersebut dilakukan untuk berjaga-jaga jika virus cacar monyet masih bisa menular melalui cairan organ intim.

“Meskipun saat ini tidak ada bukti cacar monyet dalam ekskresi organ intim, sebagai tindakan pencegahan disarankan untuk menggunakan kondom selama 8 minggu setelah infeksi,” pungkas UKHSA yang menambahkan panduan akan terus diperbarui sesuai informasi terbaru.

Juru bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan strategi dalam mengantisipasi cacar monyet di Indonesia, meskipun hingga saat ini belum ada kasus terkonfirmasi.

“Sudah persiapan, dan sudah dilakukan. Di antaranya kan kasus di dunia sudah ada sekitar 20-an negara ya, jadi kita awasi negara-negara yang konfirmasi tersebut,” katanya.

Syahril juga menyebut Kemenkes sudah mengimbau rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk melakukan persiapan jika sewaktu-waktu ada kasus cacar monyet yang terjadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini