4 Destinasi Ini Punya Acara Menarik Buat Temani Akhir Tahun Barumu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhir tahun biasanya dijadikan waktu berlibur keluarga, selain itu banyak tempat wisata yang mengadakan event khusus untuk menyambut tahun baru.

Mana saja tempat-tempat yang sengaja membuat acara tahun baru? Berikut Mata Indonesia mencoba mengumpulkan informasinya;

1. Denpasar Festival
Datang ke Bali bisa menjadi salah satu opsi liburan akhir tahun kalian, apalagi ada Denpasar Festival yang biasanya digelar 28 sampai 31 Desember.

Acara itu berisi sejumlah kegiatan seperti parade, pameran, pertunjukan seni, dan bazar kuliner. Sehingga Bali sangatlah cocok untuk didatangi pada liburan akhir tahun, bisa bersama keluarga atau pasangan.

2. Lovely Toraja
Pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan nama Toraja sebagai destinasi wisata sebab nilai dan atraksi budayanya yang masih sangat kental.

Seperti halnya Bali, Toraja juga memiliki event akhir tahun yang diberinama Lovely Toraja atau Lovely Desember.

Acara itu berisi berbagai kesenian dan budaya Toraja, selain itu ada festival kopi, kuliner tradisional, tarung kerbau, dan festival kembang api.

Festival tersebut bukan diselenggarakan bukan semata-mata sebagai atraksi wisata tetapi memang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas semua potensi kekayaan yang ada di Toraja. Festival ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Toraja.

3. Maluku Tengah
Maluku memiliki sebuah tradisi menarik menjelang tahun baruan, yakni bernama badendang rotan. Tradisi ini sudah ada turun temurun sebagai suatu hiburan untuk memperkuat nilai solidaritas antarwarga.

Acara itu biasanya dilakukan sore hari setelah merayakan tahun baru, tepatnya tanggal 1 Januari. Tradisi ini murni sebuah pertandingan yang mirip dengan tarik tambang ala orang maluku, sebab tambanganya terbuat dari rotan yang dianyam.

Jadi Maluku bisa menjadi destinasi alternatif menghabiskan liburan akhir tahun hingga awal tahun baru.

4. Yogyakarta
Kota ini selalu menggelar pesta kembang api meriah sebagai tradisi perayaan di malam tahun baru. Tak hanya menyaksikan pesta kembang api, pengunjung juga akan diberi suguhan pertunjukan musik dan hiburan lainnya.

Jika ingin suasana pergantian tahun yang kental unsur tradisionalnya, kamu bisa menyaksikan pagelaran wayang kulit di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar semalaman suntuk.

Nah itulah beberapa daerah yang kalian dapat datangi untuk liburan akhir tahun. Selalu persiapkan opsi liburan kalian dengan matang agar liburan menjadi berkesan dan tidak mengecewakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -

Baca berita yang ini