Pangan dan Energi Jadi Isu Krusial, Rapat Kabinet Harus Sekali dalam Seminggu untuk Ciptakan Ketahanan Pangan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pangan dan energi sudah menjadi masalah krusial saat ini sehingga menjadi perhatian penting kabinet Presiden Jokowi yang harus merapatkannya seminggu sekali, bukan lagi enam bulan sekali.

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi, Rabu 5 Oktober 2022 sambil menekankan bahwa perubahan iklim telah membuat dunia kesulitan pangan.

“Ini kita sudah mendapat basah dua tahun lebih, Saya takutkan kalau kita mendapat musim kering dalam waktu yang sama,” ujar Presiden Jokowi.

Kondisi tersebut harus siap dihadapi oleh bangsa Indonesia, sehingga ketahanan pangan bisa bertahan.

Sebelumnya, Indonesia mendapat penghargaan dari lembaga manca telah memiliki ketahanan pangan yang baik.

Sebab, sejak 2019 tidak lagi mengimpor beras, justru selalu bisa mencapai taraf swasembada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini