PAN dan Demokrat Mulai Tergoda Petahana, Sandiaga Yakin Koalisinya Solid

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – PAN dan Demokrat mulai menunjukkan manuver politiknya dengan memberi sinyal-sinyal bergabung dalam kubu petahana Joko Widodo.

Hal itu tampak dari pertemuan Ketua Umum PAN Zulifli Hasan dengan Jokowi beberapa waktu lalu. Terbaru, Komandan Kosgoro Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Istana Merdeka untuk bertemu Presiden Jokowi pada Kamis 2 Mei 2019 tadi sore.

Menanggapi manuver dua parpol tersebut, cawapres 02 Sandiaga Uno mengaku masih tetap tenang dan yakin koalisi Adil Makmur tetap solid. Ia menyebut PAN dan Demokrat tidak pindah haluan ke kubu Jokowi.

“Alhamdulillah, Demokrat dan PAN masih beri kepastian mereka berada di koalisi kita,” ujar Sandi di Jakarta, Kamis 2 Mei 2019.

Sandi masih yakin, koalisinya yang berisikan Gerindra, PKS, PAN, Berkarya dan Demokrat masih sama-sama berjuang mengawal pemilu yang diduga marak kecurangan.

“Koalisi adil makmur solid. Ini tentang gimana kita hadirkan pemilu bermartabat. Kita tuntaskan proses ini sampai akhir,” kata Sandi.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini