Pamer Diterima UGM, Keterampilan Bahasa Indonesia Mahasiswi Ini Dinilai Rendah oleh Ivan Lanin

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Seorang mahasiswa baru yang bangga diterima Universitas Gajah Mada (UGM) justru mendapat kritik Wikipediawan pecinta Bahasa Indonesia, Ivan Lanin karena keterampilan bahasa Indonesianya rendah.

Mahasiswa cantik yang mengenakan topi caping itu seperti sedang menjalani masa orientasi di kampus barunya sambil membawa secarik kertas bertulis perjalanannya mencari perguruan tinggi.

Jika disimak dari pesannya, si mahasiswi mau mengatakan setelah ditolak banyak perguruan tinggi lain, akhirnya dia diterima di UGM.

Namun penulisannya dinilai Ivan Lanin tidak mematuhi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Maka dia mengingatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar meningkatkan syarat keterampilan berbahasa Indonesia pada ujian masuk perguruan tinggi .

“Mudah-mudahan @Kemdikbud_RI dan @BadanBahasa bisa meningkatkan syarat keterampilan bahasa Indonesia pada ujian masuk mahasiswa: minimal mampu membedakan “di” yang dipisah dan “di-” yang dirangkai,” begitu pernyataan lelaki yang akrab dipanggil Uda Ivan tersebut, dikutip Selasa 13 Agustus 2019.

Tak diketahui pasti mahasiswi itu diterima di jurusan apa? Namun Ivan mengharapkan keterampilan berbahasa Indonesia harus lebih dipahami kalangan mahasiswa.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini