Padamnya Api Abadi Mrapen Ternyata Disebabkan Ini!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Padamnya api abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan akhirnya menemukan titik terang mengenai penyebabnya.

Hal itu disebabkan adanya pembuatan sumur bor minimarket yang dilakukan tak jauh dari lokasi api abadi Mrapen. “Kita telah meminta klarifikasi pihak minimarket terkait keberadaan sumur bor yang mengeluarkan gas,” kata Kapolsek Godong Iptu Daryanto.

Selain pihak minimarket kita juga sudah meminta keterangan pemerintah desa setempat.

Letak sumur bor yang mengeluarkan gas dan kini sudah ditutup koral berada persis di belakang minimarket. Atau sekitar 150 meter dari lokasi Api Abadi Mrapen yang kini padam.

Sebelumnya tim dari Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan mendatangi Api Abadi Mrapen di Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jumat 2 Oktober 2020. Tim melakukan pengecekan sejumlah lokasi untuk mencari penyebab padamnya api di obyek wisata tersebut.

Tim yang dipimpin Kasi Energi Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan Sinung Sugeng Arianto, awal memeriksa titik api di api abadi Mrapen. Setelah itu dilanjutkan dengan memeriksa kondisi sumur bor yang berada di belakang minimarket.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini