Omicron Terdeteksi di Kota Sekelas Madiun

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADIUN – Varian Omicron mulai merambah kota kecil di Jawa yaitu Madiun.

Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) berjenis kelamin perempuan berusia 25 tahun terindikasi terinfeksi varian itu karena baru pulang dari negara tempatnya bekerja.

Namun, Direktur RSUD Dolopo Madiun, Purnomo Hadi, tidak mengungkapkan dari mana riwayat perjalanan perempuan berinisial S tersebut.

Purnomo menjelaskan perempuan tersebut sebenarnya sudah menjalani masa karantina selama 14 hari di Wisma Atlit setibanya di Indonesia.

Dia tiba di Madiun, 1 Januari 2022. Ketika dia akan mengadakan suatu kegiatan harus melakukan tes antigen.

“Ternyata hasilnya positif Covid-19. Kemudian dilanjutkan tes PCR pada 7 Januari 2022. Dari tes PCR tersebut, keluar hasil positif Covid-19 yang mengarah ke varian Omicron,” ujar Purnomo.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun langsung melakukan pelacakan terhadap kontak erat S sebanyak tiga orang. Syukur hasil tes PCR ketiganya negatif dan sekarang harus menjalani karantina mandiri.

Namun, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap penularan varian Omicron, yang memiliki daya tular tinggi. Masyarakat tetap diimbau selalu menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Wujudkan Pendidikan Bermutu

Oleh : Andhika RachmaPemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui berbagai terobosan kebijakan di sektor pendidikan. Salah satu program yang kini menjadi perhatian publik adalah Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis yang dinilaiefektif dalam menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus menjawab tantangan ketimpanganakses pendidikan. Dalam konteks pembangunan nasional, kehadiran Sekolah Rakyat tidakhanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi jangka panjang dalam menciptakangenerasi unggul yang berdaya saing.Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwasekolah rakyat dibangun untuk masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerimamanfaat dari golongan miskin ekstrem.Sekolah Rakyat hadir sebagai program afirmatif yang menyasar anak-anak dari keluarga tidakmampu. Program ini memberikan pendidikan secara gratis sepenuhnya, termasuk biayapendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan dasar siswa yang ditanggung oleh negara. Hal inimenjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagimenjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’timengatakan Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untukmengembangkan potensi diri. Menurutnya, sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuhdan berkembang menjadi bangsa yang hebat. Program Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar kembali memperoleh hakbelajar secara layak dan bermutu.Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama(boarding school), yang memungkinkan pembinaan siswa dilakukan secara menyeluruh, baikdari aspek akademik maupun karakter. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menitikberatkanpada pembelajaran formal, tetapi juga penguatan nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini