Omicron Sudah Masuk ke Argentina, Rusia, Nepal dan Thailand

Baca Juga

MATA INDONESIA, MOSKOW – Rusia sudah mengumumkan bahwa negaranya sudah tercemar varian Omicron. Selain Rusia, Argentina, Nepal dan Thailand juga mengumumkan hal yang sama. Dengan demikian penyebaran Omicron sudah mencapai 48 negara.

Kantor Berita TASS melaporkan Rusia pada Senin, 6 Desember 2021, mengumumkan kasus perdana varian Omicron. Penemuan kasus ini pada dua orang yang kembali dari Afrika Selatan.

Interfax yang mengutip otoritas kesehatan konsumen Rospotrebnadzor melaporkan bahwa 10 orang yang tiba dari Afrika Selatan terbukti positif Covid-19.

Kantor berita RIA menyebutkan bahwa Omicron terdeteksi pada dua orang yang tiba dari Afrika Selatan.

Presiden Rusia Vladimir Putin pekan lalu menginstruksikan pemerintah agar mempersiapkan skema untuk memerangi varian baru dari Afrika ini. Ia mengatakan penting untuk menjaga pasokan obat, oksigen dan juga tempat tidur rumah sakit.

Argentina

Argentina melaporkan kasus pertama varian Omicron pada seseorang yang bepergian dari Afrika Selatan. Kementerian kesehatan Argentina pada Senin 6 Desember 2021 menyebutkan penumpang itu adalah warga berusia 38 tahun asal provinsi San Luis, Argentina barat.

Penumpang tersebut tiba pada 30 November melalui penerbangan via Amerika Serikat. Sejak itu ia langsung menjalani isolasi. Varian Omicron menjadi momok bagi pasar dunia sekaligus mendorong pemberlakuan kembali pembatasan perbatasan. Argentina menyusul Brasil, Meksiko, dan Chile sebagai negara Amerika Latin yang melaporkan kasus varian Omicron.

Nepal

Nepal melaporkan dua kasus pertama Covid-19 varian Omicron pada seorang pendatang berusia 66 tahun yang tiba di Nepal dari negara terkonfirmasi Omicron pada 19 November 2021.

Seorang berusia 71 tahun yang melakukan kontak dengannya ternyata positif varian baru Covid-19. Namun dari pihak otoritas Nepal tak menyebutkan warga dari negara mana mereka berasal.

Sebanyak 66 orang yang melakukan kontak dengan mereka terlacak dan semuanya negatif. Nepal baru-baru ini melarang pelancong dari delapan negara Afrika dan Hong Kong.

Thailand

Kasus Covid-19 pertama varian Omicron muncul di Thailand, yakni pada seorang warga negara Amerika Serikat yang tiba dari Spanyol pada 29 November lalu.  ”Thailand menjadi negara ke-47 yang melaporkan varian baru Omicron,” kata Pejabat Departemen Pengendalian Penyakit Thailand Opas Karnkawinpong.

“Kasus terkonfirmasi pertama varian Omicron pada pria Amerika Serikat berusia 35 tahun yang tinggal di Spanyol selama setahun,” katanya.

Opas menuturkan otoritas kesehatan sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengannya, namun menurutnya hingga saat ini semua kontak berisiko rendah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini