Obat yang Tentukan Kesehatan Trump dari Covid19 Bersifat Steroid

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Obat yang menentukan kesehatan Donald Trump setelah terinfeksi Covid19 adalah deksametason yang disebut sebagai steroid dan diberikan saat Presiden Amerika Serikat (AS) itu mengalami sesak karena kadar oksigen dalam darahnya hanya 93 persen.

Turunnya kadar oksigen tersebut, menurut dokter kepresidenan, Dr Sean Conley, terjadi pada, Sabtu 3 Oktober 2020.

Sekarang tingkat oksigen di dalam darah Trump sudah mencapai 98 persen. Tingkat oksigen dalam darah atau saturasi oksigen darah adalah penanda kesehatan utama bagi pasien virus corona.

Pembacaan normal adalah antara 95 dan 100. Jika terjadi penurunan hingga di bawah 90 maka hal itu merupakan kondisi yang mengkhawatirkan.

Dr. Brian Garibaldi, seorang spesialis perawatan kritis paru, mengatakan Trump menerima dosis kedua dari obat percobaan remdesivir bersama dengan dosis pertama deksametason Sabtu dan tidak menunjukkan efek samping apa pun “yang dapat kami katakan.”

Garibaldi membenarkan pertama kali obat yang dikonsumsi Trump adalah dexamethasone untuk memulihkan tingkat oksigen dalam darahnya.

Deksametason dan steroid sekarang diketahui meningkatkan kelangsungan hidup bila digunakan pada pasien rawat inap yang membutuhkan oksigen ekstra, tetapi mungkin berbahaya bagi pasien yang kurang sakit.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan deksametason tidak direkomendasikan untuk kasus yang tidak parah; pedoman National Institutes of Health hanya merekomendasikan deksametason untuk pasien dengan Covid19 yang menggunakan ventilator atau menerima oksigen tambahan.

Pedoman pengobatan Covid19 Institut Kesehatan Nasional merekomendasikan agar tidak menggunakan deksametason pada pasien yang tidak membutuhkan oksigen. Ini hanya terbukti membantu dalam kasus yang lebih serius. Di antara kekhawatiran dengan penggunaan sebelumnya adalah bahwa steroid merusak sel kekebalan tertentu, menghambat kemampuan tubuh sendiri untuk melawan infeksi.

Trump berusia 74 tahun dan secara klinis mengalami obesitas, membuatnya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini