Mungkinkah Conte Akhiri Paceklik Gelar di Tottenham Hotspur?

Baca Juga

MATA INDONESIA,JAKARTA – Antonio Conte resmi menjabat sebagai manajer Tottenham Hotspur. Penunjukkan Conte terjadi usai Spurs memecat manajer Nuno Espirito Santo pada Senin 1 November 2021. Ia dinilai gagal membawa Spurs bersaing di level tertinggi, yang mana mandek di papan tengah sampai pekan ke-10 Liga Inggris.

Direktur Olahraga Tottenham Hotspur, Fabio Paratici disebut-sebut memegang peranan penting untuk kedatangan Conte ke Tottenham lantaran keduanya pernah bersama-sama di Juventus.

Kedatangan Conte juga telah diumumkan secara resmi oleh Tottenham Hotspur.

“Kami dengan gembira mengumumkan penunjukkan Antonio Conte sebagai pelatih kepala dalam kontrak hingga musim panas 2023, dengan opsi perpanjangan,” tulis pernyataan resmi Tottenham, Selasa 2 November 2021.


Antonio Conte pernah bertualang di Liga Inggris kala menukangi Chelsea pada periode 2016-2018. Conte kala itu mampu membawa The Blues juara Liga Inggris dan Piala FA.

Sudah 13 tahun Spurs tak merasakan gelar juara, apakah Conte mampu mengisi lemari Spurs dengan trofi nantinya?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini