Mulai Pulih, Ini Pesan Risma untuk Warga Surabaya

Baca Juga

MINEWS, SURABAYA

Kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikabarkan sudah mulai membaik usai menjalani perawatan selama lima hari di ICU RSU dr Soetomo.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser menyebut saat ini Risma sudah tak lagi menggunakan alat bantu pernapasan. Hanya ada satu infus saja yang terpasang di tubuhnya untuk menunjang suplai makanan.

“Mungkin besok (Minggu 30 Juni 2019) sudah dipindah ke ruang rawat inap,” kata Fikser di Surabaya, Sabtu 29 Juni 2019.

Di tengah kondisinya yang mulai pulih, Risma bahkan menulis sebuah surat berisi pesan khusus untuk warga Surabaya. Selain menulis pesan, Risma juga menanyakan ke Fikser mengenai perkembangan terkini di Surabaya selama dirinya dirawat.

Dalam pesan khusus tersebut, Risma mengucapkan terima kasih untuk semua yang mendoakan kesembuhannya. Ia pun berjanji akan segera kembali melayani warga Surabaya.

Berikut isi surat Risma:

29/6/2019
Ass.Wr.Wb 
Terima Kasih Untuk Semua Yang Mendoakan Saya
Saya Insya Allah Akan Segara Pulih
Dan Melayani Warga Surabaya Kembali 
Wass. Wr.Wb. 
(Risma)
at RS dr Soetomo.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini