Minibus Rombongan Pelajar Terjun ke Jurang, 1 Meninggal 3 Luka Berat

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG-Satu orang meninggal dunia, tiga lainnya mengalami luka berat, usai sebuah minibus terjun ke sebuah jurang di Kawasan Wisata Merkarbuana Karawang.

Minibus tersebut jatuh karena tak kuat saat menanjak.  Korban meninggal atas nama M Rayhan Putra (17) seorang pelajar warga Karawang Kulon.

Kasat Lantas Polres Karawang AKP La Ode Habibi Ade Jama mengatakan dari hasil pemeriksaan, mobil bernopol T 7956 itu membawa rombongan menuju arah kawasan wisata Mekarbuana, Tegalwaru. Namun jalan yang yang sempit dan menanjak itu membuat mobil tergelincir ke jurang.

“Mobil tidak kuat untuk menanjak sehingga tergelincir ke dalam jurang se dalam tiga meter,” ujar Habibi.

Kapolsek Tegalwaru Ipda Ulan Sonjaya mengatakan terjunnya mobil elf diduga karena tidak mampu menanjak saat menuju Kawasan Wisata Mekarbuana

“Jadi dugaan karena tidak kuat menanjak saat mau ke wisata Mekarbuana, dan akhirnya mundur dan terperosok jurang,” kata Sonjaya saat dihubungi melalui telepon selular, Jum’at 11 Februari 2022.

Lanjutnya, mobil elf tersebut membawa rombongan pelajar yang akan melakukan pendidikan latihan dasar kepemimpinan sekolah (LDKS).

“Jadi di dalamnya itu berisikan 20 orang mayoritas pelajar dari SMK Karya Utama, yang akan melakukan pendidikan LDKS,” katanya.

Kecelakaan tersebut diakuinya terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan empat penumpang alami luka berat.

Reporter: Muhammad Rizky Aulia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini