Minim Pengunjung Selama PPKM, Kapolda NTT Borong Makanan di Sejumlah Warung di Kupang

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUPANG – Kapolda NTT Irjen Pol Lothria Latif turut memberikan perhatian bagi sejumlah warung kecil yang minim pengunjung selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Jenderal polisi bintang dua ini pun memesan ratusan kotak makanan dari sejumlah warung kecil di Kota Kupang. Makanan itu lalu dibagikan kepada kelompok masyarakat yang sangat terdampak pandemi dan pemberlakuan PPKM.

Sejumlah warung makan yang beruntung mendapatkan pesanan dari Kapolda NTT adalah Putra Giri di Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo; Warung Chamar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama; dan warung makan Milan di Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Aksi dari Polda NTT ini diapresiasi oleh pemilik warung makan Putra Giri, Winarno (59). Ia bersyukur mendapat pesanan 100 kotak nasi ayam. Menurutnya, pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh ada usaha rumah makan yang dirintisnya sejak puluhan tahun lalu.

“Terima kasih Bapak Kapolda NTT sudah membantu kami dan mempercayai kami menyiapkan ratusan kotak paket makanan untuk dibagikan kepada warga yang terkena dampak Covid-19 dan PPKM,” ujarnya.

Hal yang sama dikemukakan Emma Herewila (38), pemilik warung Chamar. Sejak masa pandemi Covid-19, warung yang terletak di depan kampus Unwira Kupang ini tutup dan tidak melayani makan di tempat.

Mereka hanya menerima pesanan makanan. Beruntung Undana Kupang rutin memesan makanan saat ada acara wisuda dan penerimaan mahasiswa baru.

“Ini sangat membantu usaha kami. Kami menyiapkan makanan sehat dan fresh. Kami makin senang karena pesanan makanan dari Bapak Kapolda akan disalurkan kepada warga yang sangat membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Bendelina Radja-Rihi, pemilih warung makan Milan mengatakan banyak orang kehilangan pekerjaan pada masa pandemi dan pemberlakuan PPKM. Usaha kulinernya pun lesu karena sepinya pembeli dan pelanggan.

“Kami bersyukur ada perhatian Kapolda NTT terhadap pelaku UMKM rumah makan. Selain membangkitkan ekonomi, pesanan makanan ternyata hendak dibagikan kepada warga kurang mampu. Ini benar-benar berkah bagi kami dan masyarakat,” ujarnya.

Warung makan Milan sendiri mendapat pesanan 200 kotak nasi ayam. Demikian pula warung makan Chamar. Ratusan paket makanan ini kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Berantas Paham Radikalisme dan Terorisme, Aparat Keamanan Berhasil Tangkap 7 Teroris di Sulteng

Aparat keamanan Republik Indonesia (RI) terus berupaya untuk memberantas penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Tanah Air. Upaya tersebut...
- Advertisement -

Baca berita yang ini