Massa Liar Lukai Satu Penumpang KRL dan Rusak Rangkaian Kereta

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA - Satu orang penumpang KRL mengalami luka-luka setelah massa liar tak dikenal melakukan pelemparan batu ke dalam kereta yang tengah melintas antara Stasiun Kebayoran dan Stasiun Pondok Ranji tujuan Stasiun Serpong, Senin 30 September 2019 sore tadi.

Dijelaskan Vice Presiden Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangan tertulisnya, pelemparan batu ke KRL itu terjadi pada pukul 16.13 WIB.

“Ini mengindikasikan pelemparan yang sengaja dilakukan oleh sekelompok orang terhadap KRL yang tengah melintas,” kata Anne.

Penumpang KRL yang terluka itu telah mendapat pertolongan pertama dari petugas paramedis di Pos Kesehatan Stasiun Sudirman. Anne menyebut, kaca yang pecah berada di sisi kanan dan kiri rangkaian kereta.

Perusakan fasilitas publik itu menurut Anne adalah tindakan yang sangat berbahaya dan mengancam keselamatan banyak orang, baik penumpang maupun petugas.

Anne mengutip UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang secara tegas mengatur dan melarang setiap orang untuk melakukan perbuatan yang mengakibatkan rusaknya sarana dan prasarana perkeretaapian.

Diduga kuat, massa itu memanfaatkan momen demonstrasi yang dilakukan sejumlah mahasiswa dan pelajar di depan Gedung DPR RI, yang juga berakhir ricuh.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini