Mantap! IHSG Ditutup Perkasa Sore Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alias tolok ukur sejumlah saham di BEI ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis 8 Agustus 2019 sore. IHSG ditutup di level 6.274,67 atau naik 1,14 persen.

Mengutip data pada RTI Bussines, investor membukukan transaksi sebesar 8,17 triliun rupiah dengan volume transaksi sebesar 14,90 miliar saham. Sementara, investor asing melakukan aksi jual bersih di seluruh pasar sebesar 57,21 miliar rupiah.

Selain itu, pada penutupan kali ini, 259 saham bergerak menguat, sedangkan 156 saham rontok, dan 131 lainnya tidak bergerak.

Kemudian, seluruh indeks sektoral menguat dengan sektor industri dasar menjadi pemimpin penguatan 3,37 persen. Diikuti sektor perkebunan 2,5 persen dan aneka industri 2,39 persen.

Penguatan IHSG juga dialami mayoritas indeks saham Asia. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang naik 0,37 persen, Hang Seng di Hong Kong naik 0,48 persen, dan Shanghai Composite Index naik 0,93 persen. Cuma Strait time index Singapura yang turun 0,51 persen.

Kondisi serupa terjadi pada indeks saham di Eropa. Indeks DAX di Jerman naik 0,80 persen dan FTSE100 di Inggris naik 0,19 persen.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini