Mantap, Belum Setahun Rilis, PS5 Sudah Terjual 10 Juta Unit!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejak diluncurkan pada November 2020, PlayStation 5 (PS5) sudah terjual sebanyak 10 juta unit di seluruh dunia! Jumlah tersebut menjadi penjualan tercepat daripada konsol game lain yang pernah dibuat oleh Sony Interactive Entertainment (SIE).

PS5 mencapai tonggak sejarah pada 18 Juli atau 249 hari setelah peluncurannya. Sebagai perbandingan, Sony mengumumkan pada 12 Agustus 2014 bahwa 10 juta konsol PlayStation 4 telah terjual selama 271 hari resmi diluncurkan.

Sementara PS3, pihak Sony tampaknya kurang bergairah. Berbeda dengan PS2 yang merupakan konsol terlaris di sepanjang masa karena berhasil menjual 10 juta unit pada 23 Maret 2001 atau lebih dari setahun setelah peluncuran game tersebut.

Sukses mencapai tonggak sejarah, pihak Sony mengakui bahwa mereka menghadapi kendala permintaan dan pasokan yang lebih besar daripada versi sebelumnya.

“Mendorong melalui tantangan pasokan dan pandemi global, kami bangga telah menghadirkan pengalaman gaming transformasional yang memikat para gamer di seluruh dunia,” kata Kepala Operasi Bisnis SIE Global, Veronica Rogers, melansir Polygon.

Selain tampilan fisik dan grafis yang futuristik, Sony juga mengkonfirmasi bahwa PS5 berisi chip AMD yang memiliki CPU berdasarkan generasi ketiga Ryzen. Ini bermakna PS5 akan memiliki delapan inti dari microchip tujuh-nanometer Zen 2. Konsol ini juga akan mendukung gameplay 8K, hanya saja ini juga akan tergantung pada TV yang digunakan oleh para gamer.

Sementara grafis yang digunakan adalah versi kustom dari Nade Radeon. Chip grafis ini akan mendukung ray-tracing, trend yang mulai menjadi populer dalam dunia film dan video game. Meskipun secara tradisional dianggap sebagai teknik pencahayaan, Cerny mengatakan teknik ini juga dapat meningkatkan audio game lebih jernih. Bahkan PS5 juga sepenuhnya akan mendukung audio 3Dimensi.

Sony juga melakukan upgrade pada SSD menjadi lebih besar yang tentunya akan memuat lebih banyak game dan menampilkan objek gambar di layar dalam satu waktu sekaligus dibandingkan konsol yang rata- tara masih berbasis HDD. Karakter dan kamera akan bergerak lebih nyata dan cepat karena adanya SSD sehingga Anda tidak lagi menghadapi lagging selama bermain.

PS5 juga menawarkan dua opsi, yaitu versi dengan drive disk dan versi only digital. Terlepas dari perbedaan bentuk dan tipe, semua konsol PS5 berbentuk sama persis dalam hal kekuatan permainan dan fitur lainnya. Disk PS5 sendiri memiliki kapasitas yang cukup besar yakni 100 GB dengan konsol yang telah mendukung 4K Blu-Rays.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Komoditas Pertanian Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu hingga Hilir

Oleh: Fikri Kurniawan )*Hilirisasi komoditas pertanian menjadi salah satu pilar utama yang terusdiperkuat pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional. Kebijakan ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasilpertanian, tetapi juga untuk memastikan bahwa seluruh rantai produksipangan, mulai dari proses budidaya hingga distribusi kepada masyarakat, berjalan secara lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui penguatan hilirisasi, pemerintah berupaya menciptakan sistempangan yang mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligusmeningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor pertanian.Ketidakpastian iklim, gangguan rantai pasok internasional, dan fluktuasiharga komoditas global menuntut setiap negara memiliki fondasi panganyang kuat. Pemerintah Indonesia menjawab tantangan tersebut denganmemperkuat sektor pertanian dari hulu hingga hilir melalui peningkatanproduksi, penguatan cadangan pangan, dan pengembangan industripengolahan hasil pertanian.Pendekatan yang dijalankan pemerintah tidak lagi terbatas pada upayameningkatkan hasil panen. Perhatian juga diberikan pada penguatanproses pascapanen, penyimpanan, distribusi, hingga pengembanganproduk turunan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, hasil produksi petani dapat memberikan manfaat yang lebih besarsekaligus memperkuat daya tahan sistem pangan nasional.Salah satu indikator keberhasilan strategi tersebut terlihat daripeningkatan Cadangan Beras Pemerintah yang terus menunjukkan trenpositif. Ketersediaan stok beras nasional yang terus meningkat menjadicerminan keberhasilan pemerintah dalam mengelola sektor pangansecara terintegrasi. Cadangan yang kuat tidak hanya berfungsi sebagaipenyangga pasokan, tetapi juga menjadi instrumen penting untukmenjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menilai capaianpeningkatan stok beras nasional merupakan hasil kerja bersama berbagaipihak yang terlibat dalam ekosistem pangan. Menurutnya, keberhasilantersebut lahir dari sinergi yang kuat antara petani, penggilingan padi, penyuluh pertanian, serta dukungan berbagai lembaga yang berperandalam menjaga kelancaran distribusi dan penyerapan hasil panen.Keberhasilan memperkuat cadangan beras menunjukkan bahwakebijakan pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kemampuan menyerap hasil panen petani secaraoptimal. Dengan penyerapan yang baik, petani memperoleh kepastianpasar, sementara negara memiliki cadangan yang cukup untuk menjagastabilitas pasokan.Penguatan kapasitas penyimpanan juga menjadi bagian penting dalamstrategi hilirisasi pangan. Meningkatnya volume cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog mencerminkan semakin baiknya kemampuannegara dalam mengelola hasil produksi nasional. Infrastrukturpenyimpanan yang memadai memungkinkan hasil panen dapat dijagakualitasnya dan dimanfaatkan secara optimal ketika dibutuhkan.Penguatan sektor hilir juga berjalan seiring dengan upaya meningkatkanproduktivitas berbagai komoditas strategis. Pemerintah terus memperluasdukungan kepada petani melalui penyediaan sarana produksi, penggunaan benih unggul, modernisasi alat dan mesin pertanian, sertapenguatan akses pembiayaan. Berbagai kebijakan tersebut diarahkanuntuk menciptakan peningkatan produksi yang berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menilai Indonesia berada pada jalur yang semakin kuat menuju swasembada pangan. Optimisme tersebut didukungoleh peningkatan produksi pertanian dan penguatan stok pangan nasionalyang terus menunjukkan perkembangan positif. Capaian tersebut menjadibukti bahwa kebijakan yang dijalankan pemerintah mulai menghasilkandampak nyata bagi penguatan ketahanan pangan nasional.Selain beras, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadappengembangan berbagai komoditas strategis lainnya. Salah satu yang menjadi fokus adalah tebu sebagai komoditas penting dalam mendukungtarget swasembada gula nasional. Pengembangan komoditas inidipandang memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengankebutuhan konsumsi masyarakat dan penguatan industri pangan nasional.Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa percepatantanam tebu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangansekaligus mencapai swasembada gula. Pemerintah terus mendorongperluasan areal tanam, peningkatan produktivitas, serta penguatankemitraan antara petani dan industri guna memastikan target tersebutdapat tercapai.Menurut Amran, perhatian pemerintah terhadap sektor pangandiwujudkan melalui berbagai program yang mendukung peningkatanproduksi komoditas strategis. Dukungan tersebut mencakup penyediaanbenih unggul, mekanisasi pertanian, akses pembiayaan, hinggapenguatan hilirisasi agar hasil produksi memiliki nilai tambah yang lebihtinggi.Pendekatan hilirisasi menjadi penting karena memungkinkan komoditaspertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah. Melaluipengolahan yang lebih lanjut, komoditas dapat menghasilkan berbagaiproduk turunan yang memiliki nilai ekonomi lebih besar. Kondisi ini tidakhanya meningkatkan daya saing produk nasional, tetapi juga membukapeluang usaha baru di berbagai daerah.Bagi petani, hilirisasi memberikan manfaat yang signifikan karenamenciptakan pasar yang lebih luas dan meningkatkan nilai jual hasilproduksi. Ketika industri pengolahan berkembang, permintaan terhadapbahan baku juga meningkat sehingga memberikan kepastian usaha bagipetani dalam jangka panjang.Penguatan hilirisasi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomidaerah. Industri pengolahan yang berkembang di sentra produksi mampumenciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, dan memperkuat keterkaitan antara sektor pertanian dengan sektorindustri.Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, kebijakan hilirisasikomoditas pertanian menunjukkan arah pembangunan yang tepat. Dengan memperkuat seluruh mata rantai sektor pangan, Indonesia memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menjaga stabilitas pasokansekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian nasional.Pengamat Ketahanan Pangan Nasional
- Advertisement -

Baca berita yang ini