Makin Mengkhawatirkan, Iring-iringan Tentara Rusia Merangsek ke Kiev

Baca Juga

MATA INDONESIA, KIEV – Gambar satelit menunjukkan iring-iringan tentara Rusia sepanjang 3,25 mil menuju Kota Kiev, Ukraina pada Minggu (27/2). Pengerahan tentara dalam jumlah besar ini terjadi ketika upaya serangan ke kota timur Kharkiv gagal.

Pasukan Rusia secara perlahan menekan kota, tetapi dipukul mundur di Bucha dan Irpin, di pinggiran barat laut, setelah apa yang tampaknya merupakan serangan yang tidak terkoordinasi dengan baik oleh pasukan tidak teratur.

Serangkaian video muncul di media sosial yang menunjukkan akibat pertempuran, dengan gambar beberapa kendaraan lapis baja yang hancur dan beberapa tentara yang tewas. Laporan beredar bahwa tentara Chechnya termasuk di antara mereka yang tewas.

Telah terjadi beberapa hari pertempuran sengit di daerah itu sejak Rusia melancarkan serangan dan pendaratan pasukan lewat udara di bandara militer Hostomel. Setidaknya, tiga jembatan di daerah itu dilaporkan telah diledakkan oleh pasukan Ukraina untuk memperlambat pergerakan tentara Rusia.

Ukraina tetap menguasai Chernihiv, sebuah wilayah yang berada di timur laut Kiev, tetapi pasukan mekanis Rusia melewati kota itu saat mereka menuju selatan, menurut intelijen pertahanan Inggris, yang telah memantau konflik dengan cermat.

Melansir The Guardian, Senin, 28 Februari 2022, gambar satelit menunjukkan pengerahan pasukan sepanjang 3,25 mil dalam konvoi timur laut Ivankiv, bergerak ke arah Kiev sekitar 40 mil ke selatan. Konvoi tersebut berisi bahan bakar, logistik, dan kendaraan lapis baja.

Ada juga tanda-tanda perubahan taktik. Di mana Rusia lebih aktif menargetkan infrastruktur tetap dengan serangan rudal. Sebuah terminal minyak dibakar di Vasylkiv, hampir 40 km barat daya Kiev. Ledakan itu menyebabkan api besar dan asap hitam mengepul ke langit malam.

Rudal balistik Iskander Rusia ditembakkan dari Belarus sekitar pukul 05.00 sore waktu setempat, kata Kementerian Dalam Negeri Ukraina.

Sebelumnya, Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, mengkonfirmasi bahwa akan ada lebih banyak rudal ditembakkan dari negaranya, saat ia mengisyaratkan bahwa pasukan Belarusia akan bergabung dalam perang di pihak Rusia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Menjadi Pusat Energi Bersih Nasional

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Transisi menuju energi bersih menjadi salah satu agenda strategis yang tengahdihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Di tengah meningkatnya kebutuhanenergi dan tuntutan pengurangan emisi karbon, diperlukan pendekatan yang tidakhanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakatsecara luas.Dalam hal ini, desa memiliki posisi yang semakin penting. Selain menjadi pusataktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam, desa juga menyimpan potensi besaruntuk mengembangkan energi terbarukan yang dapat mendukung kemandirianenergi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan menilai bahwa Koperasi Desa Merah Putih memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak pengembangan energi bersihdi tingkat lokal. Menurutnya, koperasi dapat berperan tidak hanya sebagai lembagaekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang mengelola potensi energiterbarukan di wilayah pedesaan. Ia menjelaskan bahwa banyak desa memilikisumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi bersih, mulai daritenaga surya, biomassa, hingga potensi energi lainnya yang selama ini belumdikelola secara optimal. Dengan kelembagaan koperasi yang kuat, pemanfaatansumber daya tersebut dapat dilakukan secara lebih terorganisasi dan berkelanjutan.Di samping itu, model koperasi memungkinkan masyarakat menjadi pelaku utamadalam proses produksi energi. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkantidak hanya dinikmati oleh investor atau perusahaan besar, tetapi juga langsungdirasakan oleh warga desa. Selain memberikan manfaat ekonomi, pengembanganenergi bersih berbasis koperasi juga dapat membantu mengurangi ketergantunganterhadap energi fosil. Ketika desa mampu memenuhi sebagian kebutuhan energinyasecara mandiri, ketahanan energi nasional akan semakin kuat.Potensi tersebut semakin relevan mengingat Indonesia memiliki ribuan desa yang tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristik sumber daya yang berbeda-beda. Jika potensi ini mampu dimobilisasi secara sistematis, dampaknya terhadappembangunan nasional akan sangat signifikan. Pengamat sosial dan pemerhati isuglobal, Paulus Lubis menilai bahwa transformasi Koperasi Desa Merah Putih dapatmenjadi instrumen penting dalam memperkuat kedaulatan energi Indonesia. Menurutnya, pengembangan energi berbasis masyarakat akan menciptakan sistemyang lebih tangguh dan tidak terlalu bergantung pada pasokan energi terpusat.Ia memandang bahwa konsep kedaulatan energi tidak hanya berbicara tentangketersediaan pasokan, tetapi juga mengenai kemampuan masyarakat untukmengelola sumber energinya sendiri. Dalam kerangka tersebut, koperasi menjadiwadah yang tepat untuk mengonsolidasikan partisipasi warga sekaligus memastikanmanfaat ekonomi dapat dinikmati secara merata. Menurut Paulus, keberhasilantransisi energi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah membangunekosistem yang mendukung partisipasi masyarakat. Dukungan regulasi, aksespembiayaan, dan pendampingan teknis menjadi faktor penting agar koperasi mampumenjalankan peran tersebut secara optimal.Ia juga menekankan bahwa energi bersih dapat menjadi sumber pertumbuhanekonomi baru bagi desa. Selain memenuhi kebutuhan listrik lokal, energi terbarukanberpotensi menciptakan lapangan kerja dan mendorong lahirnya berbagai aktivitasekonomi produktif. Meski demikian, pengembangan energi bersih berbasis koperasimemerlukan dukungan nyata dari berbagai pihak. Dalam konteks itulah peranpemerintah menjadi sangat penting sebagai fasilitator sekaligus akseleratortransformasi energi di tingkat desa. Kebijakan yang tepat akan membantumempercepat proses adopsi energi terbarukan oleh masyarakat.Kementerian Koperasi telah memberikan contoh konkret melalui kerja sama denganpihak swasta untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya bagi Koperasi Desa...
- Advertisement -

Baca berita yang ini