MATA INDONESIA, KIEV – Staf umum angkatan bersenjata Ukraina menggambarkan pertempuran hari Minggu (27/2) sebagai masa sulit bagi militer. Pasalnya, pasukan Rusia terus menembaki hampir dari semua arah.
Dalam unggahan di jejaring sosial di Facebook, staf umum mengatakan anggota pasukan pertahanan di pangkalan udara militer Vasylkiv di barat daya Kiev melawan serangan artileri dan serangan Rusia.
Fokus pertempuran pada hari keempat invasi Rusia tampaknya berada di sekitar kota terbesar kedua di Ukraina, yakni Kharkiv, yang terletak dekat dengan perbatasan Rusia di barat laut Ukraina.
Pasukan Rusia terus menekan Ukraina dari utara, timur dan selatan, sejak Presiden Vladimir Putin menginstruksikan invasi militer skala penuh pada Kamis (24/3).
Namun di luar ekspektasi, pasukan Rusia menghadapi serangan sengit dari tentara Ukraina, menurut sumber-sumber Barat, seperti dilansir RTE, Senin, 28 Februari 2022.
“Pasukan Rusia dengan kendaraan lapis baja ringan menerobos masuk ke kota Kharkiv hari ini,” menurut kepala pemerintahan regional, Oleg Sinegubov.
Sinegubov kemudian mengklaim bahwa pasukan Ukraina telah menangkis serangan itu dan kembali memegang kendali. Sementara kendaraan lapis baja Rusia yang rusak, ditinggalkan di jalanan.
Di selatan, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa pasukannya telah mengepung kota Kherson di Ukraina dan kota Berdyansk di tenggara.
Pihak kementerian juga mengklaim bahwa pasukan Rusia telah menguasai Genichesk, sebuah kota pelabuhan di sepanjang Laut Azov, dan sebuah lapangan terbang dekat Kherson.
Sejauh ini, Rusia belum berhasil sepenuhnya merebut kota besar Ukraina mana pun dan tampaknya tidak memiliki keunggulan udara penuh, meskipun pasukannya telah menekan ibu kota Kiev.
“Anda mulai melihat kelemahan di medan perang… fakta bahwa mereka tidak mampu menduduki kota dan mempertahankannya, itu memberi tahu Anda sesuatu,” Eliot A Cohen dari Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) di Washington mengatakan.
