Maju ke Final Piala AFF 2020, Masa Depan Timnas Indonesia Cerah di SEA Games 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masa depan timnas Indonesia diyakini sangat cerah untuk tampil di SEA Games 2022. Pasalnya, tim yang tampil di Piala AFF 2020 merupakan skuat yang dipersiapkan untuk 2022 mendatang.

Timnas Indonesia melangkah ke final Piala AFF 2020 usai menyingkirkan Singapura dengan agregat 5-3. Pada leg kedua, Skuat Garuda menang dengan skor 4-2, Sabtu 25 Desember 2021 di National Stadium.

Indonesia merupakan tim kedua termuda di ajang Piala AFF 2020. Anak asuh Shin Tae-yong sebenarnya dipersiapkan tampil di SEA Games 2021. Tapi, karena pandemi Covid-19, SEA Games diundur ke 2022.

Dengan umur yang masih muda, Menpora Zainudin Amali menilai, Piala AFF 2020 ini menjadi ajang untuk persiapan mereka menuju multi event SEA Games 2022 mendatang.

“Timnas ini kita persiapkan untuk SEA Games. Sehingga mereka sudah mendapatkan pengalaman terlebih dahulu bertemu dengan negara-negara di Asia Tenggara karena SEA Games ada batas maksimal usia,” katanya.

“Tentu negara lain belum tentu semua timnya akan turun karena rata-rata pemain senior,” ujarnya.

Menpora Amali optimistis pada SEA Games 2022 di Vietnam nanti cabang sepak bola akan meraih prestasi. Politikus Partai Golkar itu bangga Evan Dimas dkk., melaju ke final Piala AFF 2020 meskipun sempat diremehkan karena bermaterikan pemain muda.

“Awalnya timnas ini diremehkan oleh beberapa negara, diremehkan bahwa ini anak-anak muda, Indonesia turun dengan tim yang masih muda, tentu belum punya pengalaman tapi semangat mereka luar biasa. Dan jangan lupa tangan dingin coach Shin Tae-yong,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini