Madrid Menang, Persaingan Juara LaLiga Makin Panas

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADRID – Persaingan menjadi juara LaLiga semakin panas. Real Madrid memangkas jarak dengan Atletico menjadi selisih dua poin saja.

Madrid meraih tiga poin penuh setelah mengalahkan Granada 1-4, Jumat 14 Mei 2021 dini hari WIB di Estadioo Nuevo Los Carmenes.

Empat gol kemenangan Madrid dicetak Luka Modric, Rodrygo, Alvaro Odriozola, dan Karim Benzema. Sementara gol semata wayang Granada diceetak Jorge Molina.

Dengan kemenangan ini, El Real duduk di posisi dua mengemas 78 poin atau tertinggal dua poin dari Atletico di puncak klasemen. Sedangkan Barcelona di posisi tiga dengan 76 poin.

Dengan menyisakan dua laga lagi, Atletico, Madrid, dan Barcelona sama-sama punya peluang menjadi juara LaLiga. Di dua laga tersisa, Los Blancos akan menantang Athletic Bilbao dan Villarreal.

Atletico akan menghadapi Osasuna dan Real Valladolid, sementara Barcelona melawan Celta Vigo dan Eibar.

“Kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan bekerja keras hingga akhir musim. Kami akan memberikan segalanya seperti yang kami lakukan hari ini dan kita akan melihat apa yang terjadi nanti,” ujar pelatih Madrid, Zinedine Zidane, di laman resmi klub.

“Kami akan terus berusaha, masih ada dua pertandingan tersisa dan kami akan mencoba hingga menit akhir. Kami akan mengerahkan semua kemampuan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini