Luhut: Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 14 Juta, Wajar Eksklusif

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Pulau Komodo di dapuk menjadi Kawasan wisata elit, dimana wisatawan yang masuk menjadi terseleksi demi menjaga kelestarian pulau kadal purba tersebut.

Rumor beredar harga tiket masuk pulau Komodo mencapai Rp 14 juta untuk satu membership premium. Ketika ditanyakan ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku menyerahkan hal tersebut ke pengelolanya.

Luhut tak ingin dirinya malah dianggap penentu tarif dengan berseloroh menyebut istilah ‘Menko Atur Tarif’.

Dirinya mengatakan harga tiket yang dibuat mahal karena wisata tersebut eksklusif. Dia mencontohkan tempat serupa di Kenya yang harga tiket masuknya mencapai 3.500 US dolar.

“Kalau kita bikin eksklusif ya pasti mahal. Kayak Safari di Kenya orang datang 3.500 US dolar satu malam aja ada,” katanya.

Sebelumnya, Luhut pernah mengatakan bisa saja tiket masuk Pulau Komodo dipatok hingga 1.000 US dollar untuk membership tahunan. Artinya, bila dirupiahkan tiketnya bisa Rp 14 juta per tahun

“Perusahaan A dari filantropis misalnya beli tiketnya 1.000 US dolar, kita siapkan 50.000, itu US$ 50 juta dolar sudah bisa pemeliharaan Pulau Komodo tetap jadi world heritage,” katanya.

Namun, jangan khawatir bagi yang mau mengunjungi Taman Nasional Komodo, masih ada pulau di samping Pulau Komodo yang bisa dikunjungi. “Masih ada Pulau Rinja itu ada komodo juga, kalau itu bebas,” katanya.

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini