Lonjakan Tinggi Kasus Baru Covid19 Bukan Karena New Normal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penambahan kasus positif Covid19 di Indonesia mencatat tertinggi pada Selasa 9 Juni 2020 yang jumlahnya lebih dari 1000 kasus. Masyarakat yang tidak paham pun menuduh kondisi tersebut sebagai efek dari pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mengarah kepada kenormalan baru (new normal).

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan lonjakan penambahan kasus harian ini karena tertundanya hasil pemeriksaan sampel dari beberapa laboratorium swasta.

Melalui saluran resmi Pemerintah Provinsi di YouTube Ani mengungkapkan mengapa lonjakan kasus positif tersebut paling tinggi.

“Diketahui bahwa pada hari Sabtu-Minggu itu terjadi libur, sehingga pengerjaan spesimen baru dikerjakan baru hari Senin,” kata Ani yang dikutip Rabu 10 Juni 2020.

Akibatnya, hasil tes meningkat dengan pesat karena pelaporannya baru disampaikan pada hari Selasa.

Sejumlah pakar mengungkapkan lonjakan tersebut terjadi karena masih ada penularan akibat suasana lebaran yang masih terjadi saling mengunjungi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Manfaat B50 bagi Ekonomi, Lingkungan, dan Kemandirian Energi Nasional

Oleh: Muhammad Nanda*Program mandatori biodiesel B50 menjadi salah satu langkah strategis yang menandai semakinkuatnya komitmen Indonesia dalam membangun kemandirian energi nasional. Di tengahdinamika geopolitik global yang masih memengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi dunia, kebijakan ini hadir sebagai solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapijuga memperkuat fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pemanfaatan biodiesel berbasisminyak sawit sebagai pengganti sebagian besar solar fosil menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengoptimalkan sumber daya alam domestik untuk memenuhi kebutuhan energinasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. Langkah tersebut merupakan bentuk transformasi kebijakan energi yang mengintegrasikan kepentinganekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat dalam satu arah pembangunan nasionalyang saling mendukung.Dari sisi ekonomi, implementasi B50 memberikan dampak yang sangat signifikan terhadappenguatan neraca perdagangan Indonesia. Selama bertahun-tahun, impor solar menjadi salah satufaktor yang menyebabkan tingginya pengeluaran devisa negara. Ketergantungan terhadappasokan energi dari luar negeri juga membuat Indonesia rentan terhadap gejolak harga minyakdan gangguan distribusi global. Dengan meningkatnya porsi biodiesel dalam konsumsi energinasional, kebutuhan impor solar dapat ditekan secara bertahap sehingga devisa negara dapatdihemat dalam jumlah yang besar. Penghematan tersebut bukan sekadar mengurangi bebananggaran, tetapi juga meningkatkan ketahanan ekonomi nasional karena cadangan devisa dapatdialokasikan untuk mendukung pembangunan sektor-sektor produktif lainnya.Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio, menilai bahwa setiap liter...
- Advertisement -

Baca berita yang ini