Lion Air Ngakunya Turunkan Harga Tiket, Tapi Kok Masih Mahal?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Dalam keterangan tertulisnya, maskapai Lion Air Group mengaku sudah menurunkan harga jual tiket pesawat yang efektif berlaku 30 Maret 2019.

Hal ini disampaikan Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala yang mengatakan penurunan harga tiket ini dilakukan di seluruh jaringan maskapai penerbangannya, yakni Lion Air, Wings Air dan Batik Air.

Tapi, dari pantauan Mata Indonesia News, harga tiket ternyata masih tergolong mahal, bahkan tak berubah.

Dari situs resmi Lion Air, misalnya untuk penerbangan 31 Maret 2019 ke Balikpapan, harga tiket masih berkisar paling murah Rp 1,2 jutaan sampai yang paling mahal Rp 2,6 jutaan.

Di situ penyedia layanan perjalanan lainnya, seperti Traveloka, harga tiket untuk penerbangan yang sama pun masih tergolong mahal.

Manajemen Lion Air juga tidak menjelaskan berapa persen penurunan harga tiket pesawat yang dimaksud.

Jadi, yang mana yang turun?

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini