Lima Orang Terduga Teroris Ditangkap oleh Densus 88

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Lima tersangka teroris yang tersebar di tiga kota ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Dua di antaranya merupakan merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI) wilayah Jakarta.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan bahwa dua orang yang berhasil ditangkap di Jakarta berinisial AS dan EF. Mereka dibekuk pada Selasa 16 Agustus 2022.

“Saudara AS, keterlibatan hubungan internasional Jamaah Islamiyah. Dan Saudara EF keterlibatan, koordinator daerah teritorial Jamaah Islamiah wilayah Jabodetabek,” sebut Ramadhan dalam keterangannya.

Sementara tiga sisanya, lanjut Ramadhan, yaitu WH ditangkap di wilayah Sumatera Selatan. Dia diduga terlibat selaku pemilik akun Basyira Media pendukung Anshor Daulah.

Lalu dua tersangka lainnya yaitu MR dan DS ditangkap Densus 88 Antiteror di Jambi. Mereka diduga merupakan jaringan kelompok teroris terafiliasi Anshor Daulah (AD).

“Keterlibatan memfasilitasi camp uzlah di Jambi dan Aceh terafiliasi Anshor Daulah,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini