Leroy Sane Bongkar Tabiat Guardiola: Dia Keras Kepala!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Leroy Sane sudah dipastikan merapat ke Bayern Munchen untuk musim depan, setelah ia menolak perpanjangan kontrak di Manchester City.

Setelah cabut dari Inggris, Sane banyak membocorkan tabiat Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City. Penyerang berusia 24 tahun ini menyebut Guardiola orang yang keras kepala.

“Dia keras kepala jika menyangkut taktik, tapi itu sangat positif dan bayak membantu saya,” kata Sane, seperti dikutip dari Mirror, Rabu 22 Juli 2020.

“Dia sosok yang teliti, dan menginginkan pemain untuk maju setiap harinya,” ujarnya menambahkan.

Sane juga membantah spekulasi yang menyebutkan dia tak lagi harmonis dengan Guardiola. Pemain timnas Jerman itu sempat dikabarkan sudah tak lagi saling tatap, apalagi bertegur sapa dengan sang pelatih.

“Kami pernah satu bangunan dan sering saling sapa. Hubungan kami baik-baik saja. Tak benar kabar soal salah satu dari kami sudah muak dan saya amat bersyukur atas apa yang dia ajarkan kepada saya,” kata dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini