Latih Juventus, Pirlo Bocorkan Strategi Permainannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, TURIN – Andrea Pirlo resmi melatih Juventus menggantikan Maurizio Sarri. Pirlo membocorkan strategi yang akan diterapkannya musim depan.

Pirlo dikontrak selama dua tahun menggantikan Sarri yang dipecat. Meski berhasil mempersembahkan Scudetto, Sarri tetap dipecat kurang dari 24 jam usai disingkirkan Lyon di babak 16 besar Liga Champions.

Baru satu pekan Pirlo ditunjuk menjadi pelatih Juventus U-23. Kini, beban lebih berat ada di pundak Pirlo. Selain Scudetto, Juventus sudah merindukan gelar Liga Champions.

Pirlo belum punya pengalaman melatih di klub. Banyak yang penasaran gaya permainannya bersama Juventus nanti. Juara Piala Dunia 2006 itu membeberkan sedikit strateginya musim depan.

“Tergantung dari para pemain, tapi saya suka 4-3-3 dimana pemain depan maju bersamaan. Saya suka penguasaan bola, banyak mengumpan bola, bahkan kalau perlu pemain di bangku cadangan sekalian,” ujar Pirlo, dikutip dari Football Italia, Senin 10 Agustus 2020.

“Saya suka 4-3-3, tapi tentu saja saya menyadari jika para pemain tidak cocok dengan strategi, Anda harus beradaptasi dan menggunakan mereka dengan formasi berbeda. Jika Anda menentukan formasi dan para pemain tak cocok, maka Anda buang-buang waktu dan takkan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjawab Tantangan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Nayla Khairunnisa )*Pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahdalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Di tengahmasih adanya kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, pemerintah terus menghadirkan berbagai program yang mampumemperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian nasional adalahpengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penggerakekonomi kerakyatan.Koperasi Desa Merah Putih hadir dengan tujuan yang lebih luasdibandingkan fungsi koperasi konvensional. Program ini dirancang untukmenjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampumenghubungkan potensi desa dengan berbagai peluang usaha, pembiayaan, distribusi, dan pengembangan sumber daya lokal. Pemerintah memandang penguatan ekonomi desa sebagai fondasipenting bagi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan. Ketika masyarakat desa memiliki akses yang lebih baik terhadap kegiatanekonomi produktif, maka kesejahteraan akan meningkat dan ketimpanganpembangunan dapat dikurangi secara bertahap. Karena itu, pembangunan koperasi ditempatkan sebagai bagian dari strategi besarmemperkuat perekonomian nasional dari tingkat akar rumput.Komitmen pemerintah dalam menjalankan program ini terlihat dari upayapembenahan tata kelola yang terus dilakukan. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa pemerintah sedang memperbaiki tata kelola berbagai program prioritas, termasuk Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran, efektif, efisien, dan mampu memberikan manfaatyang optimal bagi masyarakat.Gibran juga menilai bahwa tata kelola yang baik menjadi faktor pentingdalam menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah. Selain memperkuat akuntabilitas, langkah tersebut diyakini dapat meningkatkankepercayaan pasar terhadap kondisi perekonomian nasional. Denganpengelolaan yang semakin baik, program pembangunan desa diharapkanmampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.Kehadiran Koperasi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini