Langgar Gencatan Senjata, Pasukan Rusia Serang Wilayah Ukraina

Baca Juga

MATA INDONESIA, KIEV – Pasukan pendudukan Rusia melanggar gencatan senjata di daerah Operasi Pasukan Gabungan (JFO) di Ukraina timur pada Rabu (9/2). Kabarnya pasukan pendudukan Rusia menyerang wilayah tersebut.

“Di luar Vodiane, posisi Ukraina berada di bawah peluncur granat antitank genggam dan tembakan senjata antitank portabel yang dipasang di tripod,” pusat pers JFO memposting di Facebook, melansir UKR Inform.

Pasukan Ukraina membalas tembakan tanpa menggunakan senjata yang dilarang oleh perjanjian Minsk dan memaksa musuh untuk berhenti menembak. Meski demikian, Pasukan Gabungan melaporkan tidak ada korban.

Moskow telah mengerahkan sekitar lebih dari 100.000 tentara Rusia di dekat perbatasan utara dan timur Ukraina. Kehadiran pasukan dan ketidakpastian telah membuat takut Ukraina dan merugikan ekonomi negara.

Amerika Serikat  (AS) dan Eropa mengatakan bahwa Rusia mungkin bersiap untuk menyerang. Namun, Moskow telah berulang kali membantah tuduhan tuduhan tersebut, sambil dengan keras menentang upaya Ukraina untuk bergabung dengan pakta pertahanan NATO.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini