Lagi Ditemukan Mayat Tanpa Kepala, Diduga Seorang Wanita

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Publik kembali digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala. Kali ini, sesosok jasad ditemukan di Jalan Mattain Kelurahan Teluk Makmur, Medang Kampai, Kota Dumai.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak ke kebun. Jasad wanita itu ditemukan dalam kondisi tragis tanpa kepala, tanpa busana, hanya mengenakan pakaian dalam.

“Ada warga di sini yang sedang ke kebun untuk mencari kelapa, kemudian dia menemukan mayat. Warga itu langsung melapor ke RT setempat dan kemudian langsung dilaporkan ke polisi,” kata seorang warga yang enggan disebut namanya, dikutip Sabtu, 4 Mei 2019.

Mayat tersebut ditemukan pada Kamis, 2 Mei 2019, dan kini jasad itu berada di RSUD Kota Dumai untuk proses autopsi.

“Korban berjenis kelamin perempuan ini ditemukan warga sekitar pukul 10.30 WIB, dalam kondisi tanpa kepala dan tidak ditemukan identitas apapun di tubuh korban,” kata Kapolres Dumai, AKBP Restika Nainggolan.

“Sejumlah saksi di lokasi telah dimintai keterangan dan polisi masih mencari identitas korban untuk menentukan penyebab kematian korban,” ujarnya.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini