MATA INDONESIA, BANDUNG – Kota Bandung berhasil mengubah tingkat kewaspadaan penularan Covid-19 dari berisiko sedang atau zona oranye menjadi zona kuning atau berisiko rendah.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Balai Kota Bandung, Rabu 8 September 2021.
“Ternyata kita sudah bergeser ke zona kuning risiko rendah, alhamdulillah,” ujar Oded.
Meski sudah berada di zona kuning, Pemerintah Kota Bandung tetap melakukan testing, tracing, dan treatment Covid-19 yang terus diperbanyak secara periodik.
Selain itu, kebijakan ganjil genap kendaraan di lima gerbang tol di Kota Bandung tetap akan dilaksanakan setiap akhir pekan.
Namun, kebijakan tersebut baru sanggup mengurangi mobilitas di Bandung sebesar 20 persen dan belum mampu mengurangi kerumunan warga di malam hari. Maka, kebijakan itu akan terus dipertahankan.
Sementara cakupan vaksinasi sudah mencapai 68 persen lebih atau hampir mencapai 69 persen.
Hal senada diungkapkan Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna yang menyatakan keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit sudah berada di 19.16 persen dengan angka positivity rate 1.71.
