Kemungkinan, Pemindahan Ibu Kota Diumumkan Resmi pada Agustus

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pemindahan ibu kota sampai saat ini masih menyisakan misteri. Kota manakah yang akan dipilih Presiden Joko Widodo sebagai ibu kota baru RI?

Namun, belakangan ini beredar isu bahwa Jokowi akan melakukan peletakan batu pertama ibu kota baru pada Agustus mendatang. Segera saja kabar ini dibantah pemerintah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berkata pemindahan ibu kota tentunya harus juga melalui persetujuan DPR. Menurut Basuki, kemungkinan rencana pemindahan ibu kota akan disampaikan dalam pidato kenegaraan 16 Agustus 2019 mendatang.

“Mungkin Pak Presiden dalam pidatonya, mungkin. Kan harus izin DPR dulu, dan itu harus ada undang-undangnya, jadi nggak semudah itu,” kata Menteri PUPR di Jakarta, Rabu 24 Juli 2019.

Namun, Basuki menegaskan itu semua masih kemungkinan dan merupakan pendapat pribadinya. Intinya, semua keputusan pemindahan itu tak bisa hanya presiden saja yang menentukan, melainkan harus dengan persetujuan DPR.

Basuki juga tidak tahu-menahu saat ditanya kota mana pastinya yang akan jadi ibu kota baru. Ia hanya menyebut dua alternatif, antara Kalimantan Timur atau Kalimantan Tengah.

“Ya Kaltim atau Kalteng, salah satunya,” ujar Basuki.

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini