Kejar Ketertinggalan, Jokowi Bakal Terus Bangun Jalan Tol

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan pembangunan jalan Tol di Indonesia dari negara Asia lainnya. Padahal, kata Jokowi, Indonesia pernah unggul dalam pembangunan infrastruktur.

“Dulu negara lain, seperti Malaysia dan lainnya ‘mengintip’ jalan tol yang dibangun Indonesia, eh sekarang kita yang ketinggalan, jadi harus dikejar,” kata dia di Medan, Jumat 15 Maret 2019.

Perlu diketahui, lanjut Jokowi, pembangunan jalan tol dapat memperlancar arus lalu lintas barang maupun manusia sehingga kemajuan dalam segala hal, khususnya perekonomkian terwujud. Untuk itu, pembangunan jalan tol wajib terus dilakukan, termasuk di Sumatera Utara.

Presiden Jokowi menyebutkan hingga akhir 2018 sudah ada jalan tol sepanjang 782 km dan ditargetkan bisa mencapai 1.854 km hingga akhir 2019. “Panjang jalan tol itu masih termasuk sedikit, jadi harus ditingkatkan lagi di sejumlah daerah termasuk Sumut,” kata dia.

Meski begitu, ia mengakui perlunya investasi cukup besar untuk membangun jalan tol sehingga perlu investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Awalnya, pembangunan jalan tol memang berat karena investasinya besar. Namun, kata dia, dampaknya sangat besar dalam mendorong kemajuan perekonomian.

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Pembangunan di Papua Sebagai Amanat Undang-Undang

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan upaya pembangunan di Papua sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui...
- Advertisement -

Baca berita yang ini