Derby Della Madonnina, Inter Diprediksi Menang

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Liga Serie A Italia bakal kembali menyuguhkan derby Della Madonnina tahun ini. Derby yang mempertemukan klub sekota Milan, yakni AC Milan dan Inter Milan tersebut akan digelar Senin dini hari, 18 Maret 2019.

Nerazzuri, julukan Inter Milan, diprediksi bakal melumat AC Milan dalam pertandingan tersebut. Tak tanggung-tanggung, skor 2-1 bakal mengantarkan Milan pulang dengan kepala tertunduk.

Adalah mantan kiper Brasil, Julio Cesar yang memprediksi kemenangan eks timnya tersebut. Meski begitu, Milan mempunyai modal bagus menatap derby Della Madonnina.

Dalam sembilan pertandingan terakhir, Milan tak pernah kalah dengan catatan tujuh kali menang dan dua kali imbang di semua ajang. Sementara itu, Inter baru saja tersingkir dari ajang Liga Europa. Mereka dikalahkan 0-1 Eintracht Frankfurt hingga terhenti di babak 16 besar.

Namun sejumlah fakta itu tak membuat Cesar ragu untuk menjagokan Inter dalam derby kali ini. Dia menyebut skor pastinya.

Pada pertandingan terakhir derby tim asal kota mode, Inter memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0 seperti tebakan eks kiper asal Brasil itu. “Saya adalah peramal yang baik, saya bilang ke Francesco (Toldo) bahwa kami akan menang 1-0 dan benar hasilnya begitu. Saya berharap bisa memberi keberuntungan lagi kali ini dan bilang hasilnya 2-1 untuk kemenangan Inter,” kata Cesar di Calciomercarto.

Berita Terbaru

Hipertensi Lansia dan Pentingnya Deteksi Dini melalui CKG

Oleh : Ricky Rinaldi *)Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatanyang paling banyak dialami oleh kelompok lanjut usia di Indonesia. Penyakit inisering disebut sebagai “silent killer” karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas, tetapi memiliki risiko serius terhadap kesehatan apabila tidak ditangani sejakdini. Pada kelompok lansia, hipertensi dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, hingga penurunan kualitas hidup. Dalam konteks tersebut, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi langkah penting dalam memperkuatdeteksi dini dan pencegahan penyakit pada masyarakat usia lanjut.Peningkatan jumlah penduduk lansia di Indonesia membawa tantangan baru bagisistem kesehatan nasional. Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik seseorangmengalami perubahan yang membuat risiko penyakit tidak menular semakin tinggi. Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang paling umum dialami lansia karenadipengaruhi oleh faktor usia, pola makan, aktivitas fisik, hingga kondisi psikologis.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunankesehatan harus menjangkau seluruh kelompok masyarakat, termasuk lansia....
- Advertisement -

Baca berita yang ini