Kebut Capaian Vaksin Booster di DIY, Disiapkan Anggaran Rp 64 Miliar

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus dikebut Pemda dan juga DPRD setempat.

Untuk itu disediakan anggaran hingga Rp 64 miliar untuk mencapai cakukan booster yang ditargetkan.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menyebutkan bahwa vaksinasi booster untuk kelompok sasaran remaja dan lansia di DIY masih cukup rendah saat ini.

Maka, ia mengimbau Dinkes DIY dan pelayanan kesehatan untuk remaja bisa masuk ke sekolah dan pedukuhan.

“Kalau booster untuk nakes sudah, maka prioritas untuk remaja, lansia, dan pelayanan umum penting guna pencegahan Covid-19,” kata Eko, yang dikutip Minggu 7 Agustus 2022.

Menurut dia, Pemda DIY dapat memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang masih mencapai Rp 64 miliar untuk merealisasikan percepatan tersebut.

Eko memahami kondisi sekarang masyarakat sudah tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, cek suhu, dan lain-lain.

Hingga 4 Agustus 2022 kasus Covid-19 di DIY tercatat 64 kasus dengan satu warga dinyatakan meninggal dunia di Kabupaten Sleman.

Reporter: Muhamad Fauzul Abraar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini