Kebijakannya Banyak Dianulir Edhy, Susi Pudjiastuti Marah Begini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak bisa diam lagi mengetahui kebijakannya banyak yang anulir pengganti dia, Edhy Prabowo. Susi ungkapkan kemarahan itu melalui akun twitternya yang dikutip Kamis 2 Juli 2020.

“Kawan2 semua, saya Susi Pudjiastuti bukan siapa2 dan tidak harus jadi siapa2 selain diri saya. TAPI .. 1. Kapal ikan ex asing/ asing dijinkan tangkap ikan lagi di Indonesia: NO NO NO, 2. Trawl/ Cantrang diijinkan resmi : NO NO NO, 3. Penangkapan bibit Lobster : NO NO NO,” begitu @susipudjiastuti mengungkapkan kemarahannya.

Berbeda dengan Susi, Edhy memang tidak menenggelamkan kapal-kapal ilegal fishing hasil tangkapan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam perbincangan dengan Mata Milenial Indonesia, Yonvitner menyebutkan kebijakan tersebut tidak sepenuhnya salah.

Dia menganjurkan seharusnya kapal-kapal tangkapan itu diberikan kepada nelayan Indonesia untuk mengoperasikannya, sebab kapal ikan tangkapan tersebut mampu menangkapkan di laut lepas atau di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

Hal tersebut menurut Yonvitner akan mampu meningkatkan produksi ikan tangkap sehingga Indonesia bisa menjadi produsen ikan terbesar di dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini