Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Cantik Imbau Warga Karawang Tak Panik, Tapi Perketat Prokes

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG – Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengimbau warganya tidak panik menghadapi tingginya lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron.

Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana mengatakan telah menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19 dan meminta agar warga tidak panik.

“Rapat ini dilakukan menyusul kasus aktif Covid-19 di Karawang data terbaru per hari Minggu 6 Februari 2022 tembus 409 orang. Sebanyak 345 orang isolasi mandiri dan 64 orang dirawat di rumah sakit,” kata Cellica saat ditemui usai rapat di Gedung Galeri Karawang, Senin 7 Februari 2022.

Dari 409 kasus aktif tersebut 4 orang meninggal dunia. Mereka yang meninggal dunia pada umumnya karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Cellica justru mengimbau agar warganya tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak panik dengan lonjakan tersebut.

Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang telah meningkatkan kapasitas ruang rawat dan tempat isolasi terpusat.

Dia menyatakan tingkat keterisian tempat tidur rawat Covid-19 atau BOR (bed occupation rate) sudah mencapai 25 persen.

Angka tersebut berarti kemampuan rumah sakit masih cukup baik, selain itu dia menyatakan akan membangun fasilitas isolasi terpusat (isoter) di beberapa tempat.

Hal senada diungkapkan Kepala RSUD Karawang, Fitra Hergyana, yang menyebutkan kondisi rumah sakit masih aman.

BOR RSUD saat ini masih 20 persen dan untuk ICU 11 persen. Namun, semua hal untuk menghadapi lonjakan Covid-19 Omicron terus disiapkan.

Reporter: Muhammad Rizky Aulia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini